Dukung Kartu Pra Kerja, Pemerintah Siapkan Dana 10 Triliun

Kemudian, dana tersebut juga dialokasikan untuk membiayai sertifikasi dengan estimasi biaya tertinggi Rp 900.000.

Editor: Ardhi Sanjaya
Kompas.com
Dalam kampanye Pilpres 2019 di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Batam. Jokowi menunjukan ketiga kartu tersebut yakni kartu KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah, kartu pra kerja dan kartu sembako murah.(KOMPAS.com/ HADI MAULANA) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pemerintah benercana mengeluarkan Rp 10 triliun untuk mendukung program kartu prakerja.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah saat rapat bersama komisi IX DPR di gedung DPR, Jakarta, Rabu (20/11/2019) menjelaskan biaya tersebut termasuk untuk pelatihan dengan perkiraan biaya sebesar Rp 3 juta-Rp 7 juta per orang.

Kemudian, dana tersebut juga dialokasikan untuk membiayai sertifikasi dengan estimasi biaya tertinggi Rp 900.000.

Kemudian insentif pasca-pelatihan sebesar Rp 500.000, dan terakhir biaya pengisian survey yang dilakukan tiga kali dan diberikan insentif sebesar Rp 50.000.

"Sehingga total manfaat per peserta Rp 3.650 juta hingga Rp 7.650 juta," kata Ida Total anggaran sekitar Rp 10 triliun tersebut nantinya akan diperuntukan untuk 2 juta peserta.

Saat ini payung hukum soal kartu prakerja ini masih dalam proses finalisasi dan semua dibawah kordinasi Kementerian Koordinator Perekonomian.

"Prosesnya di mana? Saya kira prosesnya sekarang sedang disiapkan landasan hukum perpresnya, draft perpres sedang disusun Kelembangaan yang dikordinasikan menko perekonomian," ucap Ida Nantinya kemenaker akan menyediakan sistem info keternagakerjaan terpadu yang siap terintegrasi dengan program kartu prakerja digital maupun reguler.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Siapkan Dana 10 Triliun Untuk dukung Kartu Pra-Kerja"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved