Breaking News:

Nama Tiga Warga Negara Indonesia yang Ditahan Polisi Malaysia Terkait Dugaan Teror Bom

Menurut informasi, lanjut Luki, PSSI sudah meminta bantuan ke KBRI untuk memberikan pendampingan hukum.

BOLASPORT.COM/ISTIMEWA
Suporter Malaysia tertangkap kamera mengunakan sinar laser pada pertandingan di Piala AFF 2010 lalu di stadion Bukit Jalil, Malaysia 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tiga orang warga negara Indonesia ditahan Polis Diraja Malaysia (PDRM) terkait dugaan kasus teror bom di media sosial.

Ketiganya ditangkap saat memasuki Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11/2019), jelang pertandingan kelima Group G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, antara Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia.

"Mereka ditangkap saat di pintu pemeriksaan," ujar Ketua Aliansi Suporter Indonesia Malaysia (ASIM) Luki Ardianto sebagaimana dilansir Antaranews, Jumat (22/11/2019).

Ketiganya, bernama Andreas Setiawan, Iyan Ptada Wibowo dan Rifki Chorudin. Luki menambahkan, mereka bukan anggota aliansi suporter dan berasal dari Bali.

Menurut informasi, lanjut Luki, PSSI sudah meminta bantuan ke KBRI untuk memberikan pendampingan hukum.

"Info dari PSSI, mereka sudah meminta bantuan ke KBRI dan menyerahkan urusan yang masih ditahan di KBRI," ujar dia.

Selain itu, Polda Bali dikabarkan juga akan menerjunkan tim apabila KBRI di Kuala Lumpur belum dapat mengatasi persoalan itu.

Salah satu pengurus ASIM Agus Puwanto menambahkan, meskipun ketiganya bukan bagian dari aliansi suporter, pihaknya terus memantau proses hukum mereka.

 "Kalau kami terus berusaha memantau di kantor polisi atau IPD Cheras," kata Agus.

Adapun, Muhammad Dwi Harsanto Djamal, kuasa hukum yang diminta ASIM melakukan pendampingan hukum mengatakan, penahanan ketiganya telah diperpanjang.

"Besok disambung reman (penahanan sementara). Belum tahu di mahkamah mana, saya juga belum bertemu dengan suporter yang ditahan," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tiga WNI Ditahan Polisi Malaysia Terkait Dugaan Teror Bom"

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved