Breaking News:

Goo Hara Meninggal, Muncul Desakan soal Hukum Tegas terhadap Komentar Jahat

sebelum meninggal Goo Hara kerap menerima komentar-komentar jahat baik karena masalah kekerasan yang dilakukan mantan pacarnya ataupun operasi plastik

Editor: Ardhi Sanjaya
Kompas.com/koreaboo
Penyanyi asal Korea Selatan, Goo Hara ditemukan tak benyawa di apartemennya di kawasan Cheongnam, pada Minggu (24/11/2019) sore.(koreaboo) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kabar meninggalnya Goo Hara membuat orang mulai menyuarakan pendapat mereka tentang pentingnya regulasi yang kuat atas komentar-komentar jahat.

Direktur Entertainment Management Association, Song Sung Min, dalam sebuah wawancara menyatakan tentang hal ini.

"Pelecehan seksual dan komentar jahat terhadap selebriti wanita sudah sangat serius," kata Song Sung Min seperti dilansir Koreaboo, Senin (25/11/2019).

Ketika Sulli meninggal bunuh diri, muncul desakan agar pemberi komentar di media sosial menggunakan nama asli.

Ternyata hal itu sulit diterapkan.

"Sulit untuk menemukan cara untuk mengatur komentar karena sistem penggunaan nama asli di internet dianggap inkonstitusional," ujar Song Sung Min.

Sebelumnya diberitakan Goo Hara ditemukan meninggal di rumahnya di kawasan Gangnam, Seoul, Minggu (24/11/2019).

"Sistemnya perlu dikuatkan lewat tindakan yang nyata seperti pencegahan kata kunci yang tidak mengekspos kekerasan dan pelecehan seksual," kata Song Sung Min.

Seperti diketahui, sebelum meninggal Goo Hara kerap menerima komentar-komentar jahat baik karena masalah kekerasan yang dilakukan mantan pacarnya ataupun operasi plastik.

Pada Mei 2019 lalu, Goo Hara pernah mencoba bunuh diri, tapi untungnya saat itu langsung dibawa ke rumah sakit dan bisa diselamatkan.

Menurut Polisi bagian Gangnam, Goo Hara ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Cheongdam-dong, sekitar pukul 6pm KST.

Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Kepolisian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Goo Hara Meninggal, Muncul Desakan soal Hukum Tegas terhadap Komentar Jahat"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved