Puskesmas di Jonggol Buka Cuma Setengah Hari, Warga Ngeluh Banyak Pasien Ditolak

Masyarakat Jonggol, Kabupaten Bogor keluhkan sejumlah Puskesmas yang hanya beroperasi setengah hari.

Tayang:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
ILUSTRASI - Warga mengantre berobat di Puskesmas 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JONGGOL - Masyarakat Jonggol, Kabupaten Bogor keluhkan sejumlah Puskesmas yang hanya beroperasi setengah hari.

Puskesmas tersebut buka hanya sampai pukul 12.00 WIB sedangkan aturannya harus buka sampai pukul 14.30 WIB.

Keluhan ini diterima Bupati Bogor Ade Yasin dalam acara Rebo Keliling (Boling) di Kantor Kecamatan Jonggol, Rabu (27/11/2019).

Ade Yasin mengatakan bahwa jika laporan warga ini terbukti benar adanya, maka Kepala Puskesmas tersebut akan diberi tindakan tegas.

"Ambil tindakan bila ada Puskesmas yang buka dalam setengah hari," kata Ade Yasin meminta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk mengecek laporan warga tersebut, Rabu (27/11/2019).

Bupati Bogor Ade Yasin
Bupati Bogor Ade Yasin (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Tidak hanya itu, sejumlah warga Jonggol juga mengeluhkan penolakan terhadap pasien yang hendak berobat di RSUD Cileungsi.

Ade Yasin meminta kepada Dirut RSUD Cileungsi agar sebisa mungkin tidak menolak pasien apalagi pasien yang kurang mampu.

"Tahun 2020 saya akan menambah tempat tidur untuk RSUD Cileungsi sehingga tidak ada laporan pasien ditolak atau dibiarkan," ungkap Ade Yasin.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved