Breaking News:

Viral 13 Driver Ojol Dapat Order Fiktif atas Nama Sinta & Kayla ke Rumah Kosong, Polisi Turun Tangan

Viral belasan driver ojol terima order fiktif Sabtu (23/11/2019) kemarin. Polisi turun tangan selidiki order fiktif tersebut.

Facebook Ida Widya Pratama
Viral 13 driver ojek online menjadi korban penipuan orderan fiktif di Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (23/11/2019). 

Makanan yang dipesan antara lain berupa pizza, nasi goreng, hingga air mineral dengan jumlah nominal di atas Rp 500.000.

"Seingat saya pizza itu ada dua driver yang bawa, harga Rp 500.000, Rp 750.000, nasi goreng juga banyak sekali karena ngakunya buat arisan," kata dia.

Padahal, rumah yang dicantumkan dalam orderan tersebut adalah rumah kosong.

Sebanyak 13 driver ojek online menjadi korban penipuan orderan fiktif di Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (23/11/2019).
Sebanyak 13 driver ojek online menjadi korban penipuan orderan fiktif di Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (23/11/2019). ((ISTIMEWA/Kompa.com))

Penghuni rumah bekerja di luar kota dan pulang setiap dua pekan sekali.

Para driver ojol yang mendapat orderan tersebut mengaku kesal lantaran merasa jadi korban penipuan, apalagi yang dipesan jumlahnya tidak sedikit.

"Mereka datang sejak jam 10 pagi, beruntun bawa pesanan sampai sore. Saya kira lagi mangkal, karena nunggu berjam-jam. Akhirnya balik lagi bawa pesanannya," kata Ida.

Diselidiki polisi Order fiktif tersebut saat ini tengah diselidiki oleh Polsek Ciruas.

Tips Cara Usir Tawon dari Damkar Bogor, Jangan Gegabah saat Akan Pindahkan Sarang Tawon

Mimpi Selingkuh dengan Mantan, Pertanda Akan Balikan, Masih Cinta, atau Simpan Rasa Bersalah?

Niat Puasa Senin Kamis dalam Bahasa Arab dan Artinya, Ini Keutamannya dari Segi Kesehatan

Selamat ! Najwa Shihab dan Raditya Dika Dinobatkan jadi Alumni Inspiratif dari universitas Indonesia

Kendati belum ada laporan dari para korban, pihak kepolisian sudah mengecek langsung ke lokasi di Bumi Ciruas Permai.

"Belum ada laporan, saya datangi ke lokasi yang dipakai alamat fiktif. Dari sana kita gali informasi, termasuk penghuni rumah sudah diklarifikasi," kata Kapolsek Ciruas Kompol Sukirno.

Dia mengatakan, sebelum ada laporan dari pihak korban, dalam hal ini, pengemudi ojol, pihaknya melakukan pengumpulan bahan-bahan keterangan terkait peristiwa ini.

Jika ada temuan, kemungkinan perkaranya akan ditangani oleh Polres Serang atau Polda Banten.

"Dugaan-dugaan kita kembangkan ke penyelidikan, perkara selanjutnya mungkin ditangani polres karena cenderung ke UU ITE," kata dia.

(TribunnewsBogor.com/Kompas.com)

Penulis: Mohamad Afkar S
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved