Breaking News:

Cerita Warga saat Temukan Wanita Menangis Mengaku Habis Diperkosa: Badannya Gemeteran

Menurut Warsiah, saat diselamatkan oleh warga, kodisi korban dalam keadaan kalut dan rambut yang acak-acakan.

Penulis: Damanhuri
Editor: Vivi Febrianti
Surya.co.id/firman rachmanudin
Korban percobaan perkosaan, SL (kemeja kotak-kotak) saat olah TKP bersama penyidik PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya. 

"Korban itu gemetar sambil nangis terus. Saya lihat rambutnya itu penuh daun kering sama acak-acakan. Bagian pakaian belakang itu kotor," tambahnya.

Warsiah mengatakan, korban sempat bercerita jika ia habis diperkosa oleh seorang lelaki.

Gadis Muda Tewas Kelelahan saat Berhubungan Intim di Hotel, Sempat Pesta Sabu Sebelum Bercinta

Kronologi Pemuda di Aceh Coba Perkosa Istri Tentara, Begini Nasibnya Setelah Dikejar Prajurit TNI

Warsiah salah satu saksi yang membantu korban selamat dari percobaan perkosaan di hutan mangrove Wonorejo Surabaya
Warsiah salah satu saksi yang membantu korban selamat dari percobaan perkosaan di hutan mangrove Wonorejo Surabaya (Surya/Firman Rachmanudin)

Menurut korban, kata Warsiah, lelaki tersebut merupakan anak angkat dari ayah Wanita tersebut.

Saat melihat warga, terduga pelaku pun kabur dan membawa handpone, tas dan sepatu korban.

"Karena ada warga dia (terduga pelaku) kabur bawa handpone, tas sama sepatu korban. Wajahnya kayak anak-anak timur gitu," ungkapnya.

Setelah kondisi korban lebih tenang, warga pun mengantar korban ke kantor polisi.

Terpisah, PS Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Ipda Joko Soesanto membenarkan kejadian tersebut.

Namun pihaknya mengarahkan pelapor untuk melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Surabaya.

"Benar semalam sudah ke sini (polsek) mau laporan terkait pemerkosaannya. Kami antarkan ke Polrestabes Surabaya, karena ada unit PPA di sana," singkatnya.

Ucapan senada disampaikan Polrestabes Surabaya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved