Breaking News:

Cerita Warga saat Temukan Wanita Menangis Mengaku Habis Diperkosa: Badannya Gemeteran

Menurut Warsiah, saat diselamatkan oleh warga, kodisi korban dalam keadaan kalut dan rambut yang acak-acakan.

Surya.co.id/firman rachmanudin
Korban percobaan perkosaan, SL (kemeja kotak-kotak) saat olah TKP bersama penyidik PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya. 

Kasus tersebut saat ini ditangani Unit Pelayan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kronologi Kasus Anak Diperkosa Ayah Tiri usai Nonton Film Porno, Ibu Kandung Korban Tidak Marah

KRONOLOGI Gadis 19 Tahun Tewas Kelelahan saat Bercinta di Kamar Hotel, Mulut Korban Keluarkan Busa

Ilustrasi pelecehan seksual
Ilustrasi pelecehan seksual (Trubun Lampung/Dody Kurniawan)

Kanit PPA, AKP Ruth Yeni membenarkan laporan dugaan pemerkosaan yang terjadi di Wonorejo Utara, tepatnya di lokasi wisata Mangrove Surabaya.

"Benar melaporkan dugaan pemerkosaan," kata Ruth saat dikonfirmasi, Kamis (28/11/2019) pagi.

Lebih lanjut, Ruth masih belum dapat membeberkan kronologis dan keterangan korban, sebab yang bersangkutan masih dalam proses pemeriksaan.

"Saat ini masih kami periksa. Mohon sabar dulu ya," tandasnya.

Sebelumnya, tangisan seorang Wanita yang mengaku korban perampokan dan rudapaksa di Mangrove Wonorejo Viral di media sosial. 

Video tersebut diunggah akun Facebook Aris Josapat, Rabu (27/11/2019) pukul 23.35 WIB.

Dalam video berdurasi 1 menit 28 detik itu menunjukkan Wanita yang menangis itu mengenakan kemeja kotak-kotak kuning-putih dan celana hitam.

Wanita yang tak diketahui identitasnya itu tak menghiraukan warga yang bertanya padanya. 

Dalam video tersebut juga terdengar percakapan dengan logat bahasa Suroboyo antara warga dengan pemilik warung tempat si perempuan itu duduk. 

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved