Imam Sholat Meninggal

Curhat Mahasiswa UIN Sebelum Tewas Saat Jadi Imam Sholat Isya, Ingin Pulang ke Bogor

Rupanya, tanggal tersebut merupakan hari wafat bagi mahasiswa semester 7, Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kal

Curhat Mahasiswa UIN Sebelum Tewas Saat Jadi Imam Sholat Isya, Ingin Pulang ke Bogor
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Muhammad Sirajul Milal alias Ijul (22), (kanan) mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, meninggal dunia saat menjadi imam shalat. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Sebulan sebelum meninggal saat jadi imam salat, M Sirajul Milal alias Ijul (22) sempat berulang kali menyebut ingin pulang ke Bogor pada tanggal 30 November 2019.

Rupanya, tanggal tersebut merupakan hari wafat bagi mahasiswa semester 7, Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta itu.

Hal ini diceritakan oleh teman dekat Ijul, Indaha Zulfa (20) saat ditemui TribunnewsBogor.com di kediaman keluarga almarhum di Kampung Karanggan, RT 05/11, Desa Karanggan, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Senin (2/12/2019).

Mahasiswa yang Tewas Saat Jadi Imam Sholat Isya Simpan Rahasia, Ayah Haru Dengar Kesaksian Pelayat

Indaha menceritakan bahwa Ijul kerap menyebut tanggal 30 saat masih dalam masa tugas magang dalam sebulan terakhir.

Magang tersebut ditanggalkan berakhir pada tanggal 29 November tepat dihari ulang tahun Ijul yang ke-22.

"Dia kan magang 2 bulan, nah sebulan terakhir dia selalu bilang, capek magang, seru sih sering dapat honor, tapi capek, pokoknya selesai magang, mau langsung pulang ke Bogor," terang Indaha sambil menirukan ucapan almarhum kepada TribunnewsBogor.com.

Dia menjelaskan bahwa setelah selesai magang masih ada kegiatan lain yang harus dilakukan Ijul.

Ijul sempat dibujuk untuk mengundurkan tanggal kepulangannya ke Bogor.

Seorang pemuda asal Kampung Karanggan, RT 05/11, Desa Karanggan, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor meninggal saat menjadi imam salat.
Seorang pemuda asal Kampung Karanggan, RT 05/11, Desa Karanggan, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor meninggal saat menjadi imam salat. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

"Lho, ngapaian pulang ?, ya gak papa, katanya, aku pengen ketemu papa, mama, keluarga, pengen jalan-jalan di sana pakai mobil baru," kata Indaha.

Akhirnya, pada tanggal 30 November tersebut, Ijul mengurungkan niat pulang ke Bogor dan mengikuti kegiatan kepimimpinan kampus di Pesantren Ilmu Giri, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogori, Bantul.

Di tanggal 30 November tersebut, sekitar waktu malam isya, Ijul terperosok ke dalam sumur sedalam 7 meter setelah lantai mushola tempat dia menjadi imam salat roboh.

Ijul langsung dilarikan ke rumah sakit namun nahas, dia meninggal saat dalam perjalanan.

"Pas di rumah sakit pada nanyain, ada firasat gak ?, enggak ada, pas terakhir juga ketawa-ketawa tadi di dapur, pas baru sadar jam 03.00 WIB di mobil ambulans gak sengaja merenung. Ya allah tanggal 30, dia nyebut-nyebut tanggal 30 mau pulang," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved