SEA Games 2019

Tekuk Malaysia, Tim Bulutangkis Putra Indonesia Tambah Emas SEA Games 2019, Wahyu/Ade Penentu

Indonesia memastikan satu tambahan emas dari cabang Bulutangkis beregu putra, Rabu (4/12/2019).

Badminton Indonesia
Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso di Wuhan Sports Center Gymnasium, Wuhan, China, Senin (22/4/2019). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tim Bulutangkis putra berhasil menambah satu medali emas dalam ajang SEA Games 2019 di Filipina.

Kepastian perolehan satu emas lewat kemenangan penentu pasangan ganda putra  Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso dalam final Bulutangkis beregu putra SEA Games 2019.

Tim Bulutangkis putra Indonesia berhasil memenuhi target setelah memastikan raihan medali emas pada kategori beregu SEA Games 2019.

Kepastian raihan medali emas didapat Indonesia melalui kemenangan pasangan ganda putra, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso.

Turun pada partai keempat, Wahyu/Ade berhasil menghentikan perlawanan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, untuk membawa Indonesia mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1.

Pasangan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso tampil solid dalam pertandingan yang digelar di Muntinlupa Sports Complex, Filipina, Rabu (4/12/2019).

Ade dengan sigap mengawal bola-bola di depan net, sementara Wahyu menjaga daerah belakang lapangan.

Perjuangan Wahyu/Ade bukannya mudah. Ong Yew Sin/Teo Ee Yi sempat mengancam ketika berbalik memimpin dari 5-2 menjadi 5-7.

Beruntung, Wahyu/Ade menunjukkan penampilan yang lebih rapi, terutama dalam meminimalisir terjadinya eror yang dibuat sendiri.

Wahyu/Ade berbalik unggul menjelang jeda interval. Setelah memimpin 11-9 pada paruh pertama gim, mereka merebut game poin di kedudukan 20-15.

Sambaran mematikan dari Ade di depan net menandai berakhirnya gim pertama dengan skor 21-16 bagi keunggulannya dan Wahyu.

Kalah pada gim pertama, Ong/Teo tampil lebih agresif pada gim kedua. Mereka menaikkan tempo dan langsung menyambar bola setiap ada kesempatan.

Wahyu/Ade tidak siap benar mengantisipasi permainan Ong/Teo.

Wakil Indonesia itu sempat tertinggal 3-6 namun dapat menempel ketat perolehan poin sang lawan kendati tertinggal 10-11 saat jeda.

Setelah berada dalam posisi tertinggal, Wahyu/Ade akhirnya dapat menyamakan skor saat kedudukan 17-17 dan berbalik unggul 18-17.

Championships point pun direbut Wahyu/Ade saat skor 20-18. Sambaran Ade di depan kembali menjadi poin penentu kemenangannya dan Wahyu.

Kemenangan 21-16, 21-19 yang diraih Wahyu/Ade membuat Indonesia mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1 dan menggondol medali emas dari beregu putra.

Sebelum Wahyu/Ade, tunggal putra Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting berhasil mengalahkan lawan masing-masing.(*).

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved