Breaking News:

20 Ribu Ton Beras Bulog yang Membusuk di Gudang Akan Dilelang Murah, Ini Ciri-cirinya Beras Busuk

Lima hari lalu Perum Bulog menyampaikan, 20.000 ton beras yang mengalami penurunan mutu akan tetap dijual melalui lelang terbuka.

IST via Tribunnews.com
ILUSTRASI - Aktivitas bongkar muat beras di kompleks pergudangan Bulog, Banjarkemantren, Buduran, Sidoarjo, Kamis (27/6/2019). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Lima hari lalu Perum Bulog menyampaikan, 20.000 ton beras yang mengalami penurunan mutu akan tetap dijual melalui lelang terbuka.

Penurunan mutu ini disebabkan karena beras terlalu lama disimpan di gudang.

"Jadi ini yang tadinya harganya Rp 8.000, kami jual jadi Rp 5.000," kata Direktur Utama Bulog Budi Waseso di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Lantas bagaimana sebenarnya beras dapat dikategorikan menjadi beras busuk atau kurang mutu?

Menjawab hal itu, Kompas.com menghubungi Dosen Teknologi Pertanian Uneversitas Gadjah Mada (UGM), Dian Anggraini STP MP, Sabtu (7/12/2019).

Ciri-ciri Beras Busuk

Menurut Dian, ada banyak tanda atau ciri beras yang dapat dikategorikan menjadi beras busuk.

"Ciri-cirinya adalah kadar air tinggi, bau apek, sudah ditumbuhi jamur, warna sudah tidak putih," kata dia.

"Beras membusuk kategori yang lain, sudah ditumbuhi kutu atau serangga," imbuhnya.

Mengenai berapa lama proses beras bisa membusuk, kata Anggraini, semua tergantung kondisi penyimpanan beras tersebut.

Halaman
12
Editor: Damanhuri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved