Rekonstruksi Pembunuhan Driver Taksi

Tersangka Pembunuh Sopir Taksi Online di Bogor Sempat Lari Kocar-kacir Hingga Masuk Dalam Gang

Sedangkan pada adegan ketiga menggambarkan ketika tersangka menjalankan modusnya dengan mengambil uang di atm.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Fadil Pratama (25) memakai seragam tahanan warna oranye melakukan rekonstruksi pembunuhan driver taksi online di Kota Bogor, Rabu (11/12/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Fadli Pratama (25) tersangka kasus pembunuhan sopir taksi online Ahsanul Fauzi menjalani rekonstruksi di lokasi kejadian di Jalan Raya Tajur, Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Rabu (11/12/2019).

Dalam rekonstruksi tersebut tersangka Fadli memperagakan 24 adegan yang dibagi kedalam 5 adegan utama dan 19 sub adegan.

Pada adegan pertama menggambarkan ketika tersangka sedang membeli kater, pada adegan ke dua menggambarkan tersangka fadli memesan taksi online.

Sedangkan pada adegan ketiga menggambarkan ketika tersangka menjalankan modusnya dengan mengambil uang di atm.

Sedangkan pada adegan ke empat tergambar jelas ketika tersangka melakukan penusukan.

Sementara itu pada adegan ke lima tersanga lari kocar-kacir ke sebuah gang hingga sandal jepit yang dikenakannya lepas.

Wakasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Surya mengatakan bahwa adegan keempat adalah adegan saat tersangka melakukan pembunuhan.

Hasil rekonstruksi tersebut tidak ada yang dibantah oleh tersangka.

"Rekonstruksi pada hari ini ada 24 adegan saat mulai pemesanan grab sampai saat terjadi dan setelah kejadian jadi bukti bukti lain masih tetap sama seperti bukti yang pertama tidak ada penambahan bukti baru sesuai dari oengakuan tersangka barangbukti dan saksi yang ada," kata Wakasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Surya.

Akp Surya menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan pelaku penusukan hanya satu orang

Motifnya pun masih sama, pelaku menusuk korban katena ingin menguasai uang korban.

"Motifnya yang jelas tersangka ingin menguasai harta korban sepeti itu," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved