Breaking News:

Sebut BUMN Sudah Bangkrut, Rocky Gerung Tantang Erick Thohir Lakukan Ini

Menurut Rocky Gerung, apa yang terjadi di BUMN ini seperti fenomena gunung es, kalau Erick Thohir bisa membersihkan sampai bawah baru disebut radikal.

Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Youtube/Rocky Gerung Official
Rocky Gerung bicara soal gebrakan menteri BUMN 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pengamat Politik Rocky Gerung menanggapi beberapa kasus di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sedang ramai belakangan ini.

Kasus tersebut yakni dipecatnya eks Dirut Garuda Ari Askhara dan stok beras bulog yang melimpah.

Menurut Rocky Gerung, beberapa gebrakan yang dilakukan Erick Thohir ini merupakan langkah untuk membongkar kebobrokan BUMN.

"Ini memang BUMN udah lama diendapkan di bawah karpet merah, sekarang menterinya punya semacam inisiatif untuk mengangkat karpet itu maka mulai kelihatan tuh di bawahnya ada kecoak, ada sarang ular mungkin bahkan disembunyikan di bawah. Tapi itu bagus dalam upaya untuk membuat perusahaan negara itu terbuka dari untuk analisa publik," jelas Rocky Gerung dilansir dari Youtube Rocky Gerung Official Kamis (12/12/2019).

Lebih lanjut Rocky Gerung juga mengatakan kalau BUMN harus dibersihkan terlebih dahulu.

"Kita tahu bahwa kebutuhan APBN kita diandalkan justru pada kemampuan BUMN untuk generate income, jadi mustinya memang musti bersih dulu, kalau nggak kayak mesin mobil itu panasnya itu justru menghambat gerak mobil, jadi overhaul BUMN ini, tapi musti juga diikuti dengan kejelasan problemnya," kata Rocky Gerung lagi.

Misalnya soal beras bulog yang berlebihan, menurut Rocky Gerung, harus dilihat dulu konteksnya.

"Seingat saya bulog itu kelebihan beras impor yang musti disimpan di situ justru dalam periode kampanye kemarin. Jadi aneh memang kalau petani punya stok, bulog punya stok, tapi justru impor, berarti impor itu dimaksudkan untuk mencegah kemungkinan ada krisis di saat presiden Jokowi ingin pemilihan kedua maka diimporlah habis-habisan," tutur Rocky Gerung.

Bahkan Rocky Gerung mengatakan bahwa kita tahu bahwa setiap butir beras yang diimpor itu pasti ada transaksi politiknya, mau 1 persen 1 kg, dan sebagainya.

Untuk itu, maka menurutnya, permasalahan ini harus dibuka sebenarnya, bukan sekedar menghebohkan beras yang membusuk dan harus dibuang.

Deg-degan Bahas Politik di Mata Najwa, Denny Cagur Buat Budiman Bereaksi saat Sebut Rocky Gerung Ini

Komentari Pentas Drama Para Menteri di Depan Jokowi, Rocky Gerung: Opera Van Norak

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved