Breaking News:

Uji Coba Sistem Kanalisasi 2-1 Sudah Dua Kali, BPTJ Minta PUPR Segera Lebarkan Jalan Raya Puncak

Dia mengatakan bahwa setelah uji coba sistem kanalisasi 2-1 tahap dua dilakukan, masih ada beberapa titik jalan yang sempit.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Uji coba sistem 2-1 di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Minggu (27/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek ( BPT J) sampai saat ini masih melakukan evaluasi terhadap hasil uji coba Kanalisasi 2-1 tahap dua di Jalan Raya Puncak Bogor.

"Tadi pagi rapat evaluasi saya kebetulan tidak ikut. Tapi yang jelas kita sudah coba 2 kali, dan sudah ketemu sih titik-titik kita mana, apa yang harus kita lakukan sudah ketemu," kata Direktur Prasarana BPTJ, Edi Nursalam kepada awak media termasuk TribunnewsBogor.com di Sukaraja, Bogor, Kamis (12/12/2019).

Dia mengatakan bahwa setelah uji coba sistem kanalisasi 2-1 tahap dua dilakukan, masih ada beberapa titik jalan yang sempit.

Dia berharap Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera menyelesaikan pelebaran Jalan Raya Puncak.

"Kalau kita harapkan PUPR segera, itu kan jalan nasional, segera lebarkan jalannya jadi 4 lajur. Kalau itu udah bisa, kanalisasi bisa lancar," ungkap Edi.

Direktur Prasarana BPTJ, Edi Mursalam
Direktur Prasarana BPTJ, Edi Nursalam (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Diberitakan sebelumnya, uji coba kanalisasi 2-1 sejauh ini dilakukan dua kali yakni pada 27 Oktober 2019 lalu dan 7 Desember 2019 kemarin.

Kabag Humas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, Budy Rahardjo mengatakan bahwa tujuan dari uji coba sistem 2-1 adalah mencari alternatif penataan lalu lintas di Jalur Puncak guna memberi ruang aksesibilitas dua arah bagi masyarakat setempat setiap akhir pekan atau musim liburan.

"Sistem rekayasa lalu lintas 2-1 yang diujicobakan ini tidak akan otomatis mengurangi kemacetan di Jalur Puncak. Hal ini mengingat tujuan dari uji coba sistem 2-1 adalah mencari alternatif," kata Budy Rahardjo dalam keterangannya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved