Gibran Rakabuming Maju Pilkada Solo, Pengamat : Gibran Belajar dari Apa yang Terjadi dengan AHY

Pengamat tanggapi Gibran Rakabuming yang resmi mendaftarkan diri menjadi bakal calon wali kota Solo lewat PDI Perjuangan. Singgung AHY.

Tayang:
Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka menaiki mobil usai melakukan pertemuan tertutup dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Pertemuan tersebut membahas pencalonan dirinya sebagai bakal calon Wali Kota Solo. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Keputusan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) maju dalam kontestasi Pilkada Solo 2020 menuai perhatian publik.

Gibran Rakabuming telah resmi mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota Solo, Kamis (12/12/2019) melalui DPD PDI Perjuangan Jateng di Semarang.

Politikus hingga pengamat politik pun menanggapi majunya Gibran Rakabuming pada Pilkada Solo 2020 mendatang.

Tanggapan itu satu diantaranya datang dari Politikus Demokrat, Jansen Sitindaon.

Menurut Jansen Sitindaon, tidak ada yang salah dengan keputusan Gibran Rakabuming itu.

Hanya saja, Jansen Sitindaon sedikit menyinggung soal etika.

"Ga ada yang salah secara hukum, ini murni etik saja, kepantasan," ujar Jansen Sitindaon seperti dikutip TribunnewsBogor.com dari tayangan YouTube Talk Show tvOne, Jumat (13/12/2019).

Fahri Hamzah Komentari Kabar Nadiem Makarim Bakal Hapus UN : Katanya Enggak Ada Visi Menteri ?

Nadiem Makarim Klarifikasi, UN Tidak Dihapus, Hanya Diganti Jadi . . .

Jansen Sitindaon pun menyinggung soal perlakukan terhadap anak pejabat.

Menurutnya, jika nantinya Gibran Rakabuming benar akan maju pada Pilkada Solo 2020, maka jangan sampai ada pihak yang seolah justru memanfaatkan momentum.

Jansen Sitindaon mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencari perhatian.

"Kalau ada embel-embel anak pejabat dilayaninya berlebihan apalagi ada embel-embel anak presiden atau menantu presiden, maju pilkada," kata Jansen Sitindaon.

"Itu makanya kalau betul nanti Gibran maju di Solo atau Bobby di Kota Medan aparatur hukum kita di bawah termasuk aparatur negara jangan over akting kalau istilah Pak Jokowi jangan cari muka, biar berkompetisi dengan fair," tambahnya.

"Kita ingatkan aparatur hukum di bawah jangan over akting biar saja bertarung," sambungnya.

Politikus Janson Sitindaon tanggapi keputusan Gibran Rakabuming maju Pilkada Solo 2020.
Politikus Janson Sitindaon tanggapi keputusan Gibran Rakabuming maju Pilkada Solo 2020. (YouTube Talk Show tvOne)

Sementara itu Pengamat politik, Hendri Satrio mengungkapkan bahwa Gibran Rakabuming sudah memiliki modal untuk maju Pilkada Solo 2020 .

"Di politik ini, jalur darah penguasa di politk ini suatu keuntungan. Jadi kalau apa sih modal politiknya mas Gibran dan bang Bobby? Ya memang Joko Widodo, itu ga bisa dipungkiri," ucap Hendri Satrio.

Ia pun menyinggung soal dinasti politik.

Menurutnya, seseorang bisa saja memanfaatkan power orangtua untuk memuluskan suatu langkah.

"Sudah ada contohnya, misalnya di Banten begitu di Klaten ada di Bangkalan begitu," katanya.

"Dinasti politk ini atau memanfaatkan ayah handa ini memang terjadi dan kemudian apakah ayahnya tidak akan membantu? Ayahnya mempersilakan berjuang sendiran, ya ga akan, namanya ayah, boleh ga? ya boleh boleh aja, tapi apa ujungnya? ya rakyat, rakyat memilih atau tidak," paparnya.

Pesan Khusus dari Jokowi untuk Gibran Rakabuming

Dicium Ibunda Jokowi saat Minta Restu, Gibran Rakabuming Lantang Ucap Utang hingga Janji Depan Warga

Hendri juga menyinggung soal etika politik.

Namun ia menjelaskan jika secara aturan memang diperbolehkan.

"Walaupun secara etika ya nanti lah kalau bapaknya sudah selesai jadi presiden tapi kan secara peraturan boleh," katanya.

"Memang kita pengennnya ngelihat supaya fair pertarungannya, ya nanti setelah bapaknya selesai, kemudian dia mau maju, maju deh," tambahnya.

Hendri pun sedikit mengungkit soal putra Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ), Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) yang pernah maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.

"Tapi bicara momentum itu akan susah buat Gibran, saya yakin juga Gibran belajar dari apa yang terjadi dengan AHY, jadi memang momentumnya lewat," terangnya.

Gibran Rakabuming teriak lantang di depan warga
Gibran Rakabuming teriak lantang di depan warga (Youtube channel Kompas tv)

Pidato pertama Gibran Rakabuming setelah daftar menjadi bakal calon Wali Kota Solo

Dengan suara lantang, Gibran Rakabuming pun telah mengumumkan pencalonan dirinya sebagai Calon Wali Kota Solo di depan warga.

Gibran Rakabuming pun memberikan pidato pertamanya pasca resmi mendaftar sebagai calon Wali Kota Solo.

Laman Kompas TV pun menayangkan pidato pertama Gibran Rakabuming sebagai politikus sekaligus Calon Wali Kota Solo.

Dilansir TribunnewsBogor.com, dengan suara lantang, Gibran Rakabuming mengawali pidatonya dengan teriakan keras.

"Merdeka ! Merdeka ! Merdeka !" teriak Gibran Rakabuming di depan warga.

Mengenakan kemeja berwarna merah, Gibran Rakabuming pun memegangi mic dengan gagah.

Memulai pidatonya, Gibran Rakabuming mengumumkan pencalonannya sebagai Wali Kota Solo telah resmi didaftarkan.

"Hari ini, saya sudah sah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Solo untuk tahun 2020-2025 !" ucap Gibran Rakabuming.

Terungkap Nama Cucu Jokowi, Anak Gibran Rakabuming dan Kahiyang Ayu: Dermawan, Cerdas dan Mempesona

Pertanyakan Sosok di Belakang Jokowi Saat Perkenalkan Staf Khusus, Gibran Semprot Veronica Koman

Melanjutkan pidatonya, Gibran Rakabuming mengucapkan terima kasih kepada semua relawan yang telah hadir.

"Saya, sangat berterima kasih sekali kepada teman-teman relawan yang sudah mengorbankan waktu kerjanya, meninggalkan keluarga untuk mengantar saya hari ini di DPT Jawa Tengah," ungkap Gibran Rakabuming.

Gibran Rakabuming lantas melanjutkan pidatonya dengan janji Kampanye.

Dengan nada tegas, Gibran Rakabuming mengaku tidak bisa membalas pengorbanan para relawannya dengan uang.

Namun, Gibran Rakabuming meminta para relawannya untuk mencatat utang pertamanya sebagai calon Wali Kota Solo.

Utang pertamanya itu akan Gibran Rakabuming bayar dengan kebijakan yang akan ia lakukan jika terpilih jadi Wali Kota Solo.

"Mohon maaf saya tidak bisa membalas dengan materi. Hari ini akan saya catat sebagai utang pertama saya, utang pertama saya kepada Bapak Ibu sekalian. Dan utang ini akan saya bayar dengan kebijakan yang menyejahterakan masyarakat Solo !" pungkas Gibran Rakabuming disambut riuh warga.

Menegaskan janjinya, Gibran Rakabuming lantas mengurai janjinya yang kedua.

Terungkap Nama Cucu Jokowi, Anak Gibran Rakabuming dan Kahiyang Ayu: Dermawan, Cerdas dan Mempesona

Punya 3 Istri, Pak Tarno Ogah Ungkap Kisah Rumah Tangganya Dibahas: Malu Disangka Playboy

Gibran Rakabuming mengaku tahu apa yang sebenarnya diinginkan warga Solo selama ini.

Karenanya, Gibran Rakabuming pun mengungkap dua hal yang akan ia lakukan jika terpilih menjadi Wali Kota Solo.

"Sekali lagi, saya tidak bisa membalas dengan materi. Karena saya tahu bukan itu yang Bapak Ibu inginkan. Yang Bapak Ibu inginkan adalah lompatan. Percepatan agar Solo lebih maju lagi. Saya ulangi lagi, lompatan, percepatan !" imbuh Gibran Rakabuming.

Di akhir pidato, Gibran Rakabuming kembali berteriak seraya memekikkan namanya.

Mendengar nama Gibran Rakabuming disebut, warga pun meneriakkan jargon mereka.

"Gibran ! Solo Satu !"

TONTON SELENGKAPNYA :

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved