Mendagri Tito Karnavian Sebut KPU dan Bawaslu Faktor Utama Kelancaran Pemilu

tidak mudah membuat penyelenggara pemilu mulai dari tingkat pusat hingga daerah berlaku netral.

Kompas.com
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju dan kepala badan setingkat menteri.(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ), Tito Karnavian, mengatakan faktor utama kelancaran penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) berada pada pihak penyelenggara.

"Dari beberapa catatan survei, mungkin salah, faktor utama ketidaklancaran Pemilu itu dari faktor penyelenggara. Penyelenggara Pemilu harus netral, itu secara teori," kata Tito, saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Penyampaian laporan kinerja Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) tahun 2019 di Hotel Grand Mercure, Jakarta Utara, Sabtu (14/12/2019).

Namun, kata dia, tidak mudah membuat penyelenggara pemilu mulai dari tingkat pusat hingga daerah berlaku netral.

Hal ini, karena KPU dan Bawaslu memiliki jaringan yang luas, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Kelurahan.

"Tidak mudah menyeragamkan pemahaman orang-orang sebanyak itu," kata dia.

Dia menceritakan pengalaman waktu menjabat sebagai Kapolda Papua beberapa waktu lalu.

Dia mengaku sampai harus mengevakuasi jajaran KPU ke tempat aman karena menjadi sasaran massa.

Untuk itu, agar menjaga penyelenggara pemilu tetap profesional, maka diperlukan peran dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Peran DKPP sangat penting. Jumlah aduannya sangat banyak. Harus dijaga agar integritas DKPP bisa dihormati. DKPP juga harus berprinsip, kalau ada banyak kejadian berulang, berarti ada yang salah dalam sistem," kata dia.

Selain penyelenggara pemilu, faktor lainnya pendukung kelancaran penyelenggara pemilu, yaitu para kontestan, kesiapan pemerintah untuk mendukung sarana-prasarana, keamanan, dan media massa.

"Pemilu bisa sukses, kalau ada orkestrasi. Dan yang menjalankan peran ini menjalankan peran dengan baik, terutama penyelenggara pemilu," tambahnya.

(Tribunnews.com, Glery Lazuardi) 

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved