Breaking News:

Terlalu Banyak Konsumsi Sushi Ternyata Bisa Berpengaruh pada Kesehatan, Simak Penjelasannya

Tak jarang penikmatnya bisa mengonsumsi makanan olahan dari ikan ini dengan jumlah yang cukup banyak.

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi Sushi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sushi menjadi salah satu makanan khas Jepang yang populer di Indonesia.

Tak jarang penikmatnya bisa mengonsumsi makanan olahan dari Ikan ini dengan jumlah yang cukup banyak.

Terbuat dari bahan laut segar membuat sushi menjadi salah satu makanan sehat, tapi bila dikonsumsi dengan tepat.

Umumnya sushi dibuat dengan bahan-bahan segar seperti rumput laut, nasi, sayuran dan Ikan segar.

Melansir dari Women's Health, seorang pakar diet dari Illinois bernama Barbie Boules menyatakan, bahwa sushi dapat menjadi pilihan untuk makanan sehat.

Namun, tetap dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat makan sushi adalah Ikan yang digunakan.

Karena kita tidak tahu apakah Ikan tersebut mengandung merkuri atau tidak.

Menurut seorang pakar nutrisi dari California AS, Claire Martin menyatakan bahwa merkuri dapat menyebabkan sakit kepala, pusing hingga gangguan pada otak.

Namun tidak semua Ikan mengandung merkuri yang sama, ia mengatakan, "Semakin tinggi posisinya dalam rantai makanan, semakin kecil kemungkinan kandungan merkuri di dalamnya."

Sebaiknya makan sushi dengan bahan Ikan perlu dibatasi tidak lebih dari dua kali seminggu.

Untuk menyeimbangkan konsumsi nutrisi, Boules menyarankan untuk memilih satu jenis sushi dengan Ikan salmon, yang kemungkinannya sangat kecil untuk mengandung merkuri.

Lalu perbanyak sushi dengan bahan sayuran atau udang dan kepiting yang sudah dimasak.

Boules pun mengatakan bahwa perempuan dan anak-anak harus membatasi konsumsi Ikan setidaknya 8 ons seminggu. (*)

(Grid.ID, Bunga Mardiriana)

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved