Breaking News:

Pengemudi Harley Tabrak Nenek-Cucu di Bogor, Dedie Rachim: Kesadaran Menghormati Pejalan Kaki Kurang

Peristiwa tersebut terjadi ketika seorang nenek dan cucunya sedang menyebrang jalan saat akan olahraga di Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang Nenek tewas dan cucunya mengalami luka menjadi perhatian publik.

Peristiwa tersebut terjadi ketika seorang Nenek dan cucunya sedang menyebrang jalan saat akan olahraga di Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Namun saat sedang menyebrang, di waktu yang bersamaan pengemudi Harley Davidson melintas dan menabrak pejalan kaki.

Menanggapi peristiwa itu Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan bahwa mental menghargai dan menghormati pejalan kaki masih kurang.

"Kalau di kita orang jalan mau ditabrak, itu mental ya, iya gini, kalau paling ideal adalah semua pelanggaran harus ada upaya penegakan aturan tetapi lebih pengguna jalan pengguna kendaraan motor adalah menghormati pejalan kaki itu dulu aja," ujarnya.

Dedie A Rachim pun membandingkan prilaku dan kesadaran pengguna kendaraan dengan yang ada di luar negeri.

"Di kita orang mau nyebrang susah tapi saya lihat di Philipine, Vetnam itu orang mau nyebrang kendaraan dari jauh sudah pelan ngerem, coba di kita lihat," ucapnya.

Ia pun mengatakan bahwa kedepan akan melakukan evakuasi di Jalan Pajajaran terkait penerapan rambu-rambu untuk pejalan kaki.

"Itu kan jarak tidak teelalu panjang itu bisa pakai zebra cross atau pelican crosing ideal, hanya saja tadi kesadaran pengendara terkait pejalan kaki pengguna jalan yang lain harus timbulkan lagi ya," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved