Berkunjung ke Taman Buah Mekarsari, Rekreasi Sambil Belajar Soal Perkebunan

Taman Buah Mekarsari yang berlokasi di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol KM 3, menjadi salah satu destinasi wisata pengunjung saat liburan Natal.

Berkunjung ke Taman Buah Mekarsari, Rekreasi Sambil Belajar Soal Perkebunan
TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Warga mengunjungi Taman Buah Mekarsari yang berlokasi di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol KM 3, saat libur Natal, Rabu (25/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CILEUNGSI - Taman Buah Mekarsari yang berlokasi di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol KM 3, menjadi salah satu destinasi wisata pengunjung saat libur Natal di wilayah Bogor, Rabu (25/12/2019).

Di sini, pengunjung bisa bertualang seru dengan konsep alam bersama keluarga.

Selain itu, pengunjung juga akan menemui laboratorium yang menyilangkan berbagai jenis tumbuhan.

Apalagi saat musim panen, pengunjung bisa turut serta memetik tanaman dan buah yang siap diambil.

Meskipun bernama taman buah, tetapi Anda juga dapat melihat lebih dekat tanaman lain seperti tanaman rempah, pangan, hias, dan lain-lain.

"Ramai di sini kalau musim liburan. Apalagi kalau musim haji, banyak wisatawan Arab yang datang ke sini," kata seorang staf di Taman Buah Mekarsari, Fajar.

Ada banyak wahana yang disediakan untuk menemani liburan di Taman Buah Mekarsari, seperti outbond, kids fun valley, dan 3D trick art.

Namun bila lebih memilih untuk sekadar bersantai tanpa repot-repot mengeluarkan biaya tambahan, bisa juga berkeliling menjelajahi kebun dengan naik kereta wisata.

"Pilih liburan ke sini, karena di sini tidak hanya wisata jalan-jalan saja. Tapi juga banyak edukasinya untuk anak-anak, seperti ilmu tentang perkebunan," kata seorang pengunjung, Lisda.

Untuk dapat menikmati Taman Buah Mekarsari, pengunjung terlebih dahulu harus membeli tiket masuk sebesar Rp 30 ribu yang berlaku untuk pengunjung dewasa dan anak-anak.

Saat membayar tiket masuk, pengunjung diberikan gelang RFID yang dapat diisi saldo untuk menikmati wahana-wahananya.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved