Longsor di Kota Bogor
BPBD Kota Bogor Sebut Tiga Warung yang Longsor Berada di Sepadan Sungai dan Jalan Raya
adanya bangunan di atas pinggiran sungai tersebut juga membuat tanah tidak kuat menahan beban hingga terjadi tanah longsor.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Tiga tempat usaha di Jalan Raya Tajur, Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan ambruk setelah tanah yang menahan beban bangunan mengalami longsor.
Kepala Pelaksana ( Kalaksa) BPBD Kota Bogor, Rr. Juniarti Estiningsih mengatakan bahwa pihak BPBD sudah melakukan penanganan darurat dan assesment.
Juniarti menjelaskan bahwa diduga penyebab longsor dikarenakan curah hujan yang tinggi.
Tak hanya itu, adanya bangunan di atas pinggiran sungai tersebut juga membuat tanah tidak kuat menahan beban hingga terjadi tanah longsor.
"Hasilnya bahwa bangunan yang ambruk itu berada di garis sepadan sungai dan di disisi jalan, karena bangunanya di pinggir tebing jadi begitu longsor ambruk," katanya.
Sementara itu untuk penaganan paska terjadinya bencana pihak BPBD sudah melaporkan kepada wilayah.
"Kami hanya asesmemt diawal, untuk tindak lanjutnya nanti tergantung pihak kelurahannya," katanya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun tiga tempat uasaha yakni kios jok motor, warung jamu dan warung nasi hancur.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kelurahan-pakuan-kecamatan-bogor-timur-kota-bogor-longsor.jpg)