Breaking News:

Pemilik Kedai Kopi di Purwokerto Gugat Grab Rp 1,12 Miliar, Kronologi Berawal dari Menu Sate Babi

pemilik kedai kopi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah baru-baru ini gugat salah satu penyedia jasa ojek makanan online.

(KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN)
Kuasa Hukum Widhiantoro, Joko Susanto, menunjukkan salinan tangkapan layar akun Grab fiktif(kanan) dan akun asli kedai Kopigrafi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (27/12/2019) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Demam pesan antar makanan melalui aplikasi ojek online (ojol) menjamur di berbagai kota.

Dengan berjubel promo yang ditawarkan, pihak penyedia jasa tersebut saling berkompetisi rebut hati pelanggan.

Hingga pesan makanan melalui aplikasi ojek online kini menjadi gaya hidup lantaran dianggap sangat memudahkan pengguna.

Tak perlu keluar rumah dan hanya tinggal memilih menu di setiap toko maupun restoran yang telah terdaftar dalam aplikasi.

Namun ternyata ada demam pesan antar makanan tersebut menimbulkan permasalahan baru.

Melansir dari Kompas.com, seorang pemilik kedai kopi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah baru-baru ini gugat salah satu penyedia jasa ojek makanan online.

Deret Promo Harbolnas dari Gojek Spesial 12.12, Apa Saja Ya?

Maia Estianty Kena Tipu Oknum Sopir Ojol, Saldo GoPay Terkuras, Bunda Kirim Pesan Untuk Malingnya

Widhiantoro menggugat PT Solusi Transportasi Indonesia ( Grab) lantaran merasa ditipu.

Gugatan tersebut telah terdaftar di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto dengan nomor registrasi 86/ Pdt.G/ 2019/ PN Pwt tertanggal 26 Desember 2019.

Melansir dari website resmi Pengadilan Negeri Purwokerto, Widhiantoro memiliki usaha dibidang kuliner dalam hal ini kedai kopi.

Pemilik Kedai Kopigrafi tersebut meminta dalam gugatannya pada Grab ganti rugi sebesar Rp 120 juta sebagai kerugian material dan Rp 1 miliar sebagai kerugian imaterial.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved