Breaking News:

10 Tahun Hilang Ditemukan Jadi Kerangka, Ini Curhat Ayu & Wasiat Suami yang Bunuh Diri

Ayu Shelisa masih berusia 17 tahun sewaktu dinyatakan menghilang 10 tahun silam. Kini ia ditemukan sudah jadi kerangka di septic tank

kolase Tribun/Kompas.com
10 tahun hilang ditemukan jadi kerangka di septic tank, begini curhatan Ayu Shelisa dan wasiat sang suami 

Penemuan kerangka tersebut kemudian dilaporkan warga ke polisi.

Proses Evakuasi Kerangka di Bantul(KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO
Proses Evakuasi Kerangka di Bantul(KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO ()

Saat olah TKP, polisi menemukan potongan bordir pakaian dan gelang hitam yang diyakini adalah milik Ayu Selisa yang hilang 10 tahun lalu.

"Orangtua Ayu meyakini dan membenarkan terhadap barang tersebut milik anaknya Ayu Shelisa," kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Riko Sanjaya kepada wartawan melalui pesan singkat Rabu (25/12/2019).

Ia juga mengatakan polisi masih mendalami kemungkinan dugaan pembunuhan terhadap Seli dan sedang mendalami keterangan saksi. 
“Dugaan ada indikasi pembunuhan,” katanya saat dihubungi melalui pesan singkat.

“Ada indikasi penyebabnya terjadinya itu karena pembunuhan. Karena kalau dilihat keberadaan kerangka itu ada di dalam septic tank, bukan di tempat umum atau (kondisi) terjatuh atau bagaimana,” katanya.

Selain itu indikasi lain yang mengarah ke pelaku pembunuhan adalah Edi sang suami, karena Edi meninggalkan surat wasiat akan menyusul istrinya sebelum bunuh diri beberapa hari yang lalu.

Ia mengatakan hasil pemeriksaan saksi-saksi, pelaku pembunuhan mengarah ke Edi.

Lokasi Penemuan Kerangka di Kasihan, Bantul, Yogyakarta Senin (23/12/2019)(KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)
Lokasi Penemuan Kerangka di Kasihan, Bantul, Yogyakarta Senin (23/12/2019)(KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO) ()

Namun polisi masih perlu mendalami informasi dan keterangan lain.

Untuk mencari penyebab kematian, polisi juga masih mendalami informasi dan keterangan saksi, karena belum menemukan tanda kekerasan di kerangka Seli.

Sementara itu Suparno, Ketua RT 7 di lokasi penemuan kerangka meyakini bahwa kerangka tersebut adalah Seli, menantu Maluyo pemilik pekarangan tempat ditemukannya kerangka manusia tersebut.

Ia menceritakan warga menyadari bahwa Seli meninggal setelah Edi, sang suami menulis wasiat sebelum dia meningggal bunuh diri 40 hari lalu.

"Wasiat isinya intinya pokoknya 'pak mak aku arem nyusul mboh tua (Bapak dan Ibu, saya mau menyusul kakek nenek) sama istri saya'," ucapnya, Rabu (25/12/2019).(*)

Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved