Breaking News:

Korban Papan Reklame Dimakamkan

Sebelum Kejadian, Driver Ojol Tertimpa Papan Reklame Sempat Berbalas Chat WhatsApp dengan Anaknya

Chandra Yoga tak menyangka bahwa ayahanda tercinta pergi untuk selamanya dan menghadap sang pencipta.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Jenazah Rusianto (49) yang berprofesi sebagai ojek online dan menjadi korban tertimpa papan reklame di Cengkareng, Jakarta Barat dimakamkan di Desa Pabuaran, Dusun Parko, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Minggu (29/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Chandra Yoga tak menyangka bahwa ayahanda tercinta pergi untuk selamanya dan menghadap sang pencipta.

Diketahui, Rusianto yang berprofesi sebagai ojek online meninggal dunia akibat tertimpa papan reklame di Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (28/12/2019).

Chandra Yoga sempat tak percaya bahwa ayahnya telah tiada. Sebab, sekitar pukul 10.00 WIB, dirinya masih berbalas pesan dengan sang ayah melalui aplikasi WhatsApp.

Pemuda yang akrab dipanggil Yoga itu bercerita bahwa mendapat kabar duka tersebut saat dirinya masih berada di sekolah untuk melengkapi beberapa data yang diminta pihak sekolah.

"Konologisnya itu siang jam 11.30 WIB. Pada saat di sekolah saya mendapat kabar dan ibu menelpon bahwa ayah saya mendapat musibah kecelakaan dan dirawat di IGD. Itu pun infonya saya takut palsu," ujarnya, Minggu (29/12/2019).

Jenazah Rusianto (49) yang berprofesi sebagai ojek online dan menjadi korban tertimpa papan reklame di Cengkareng, Jakarta Barat dimakamkan di Desa Pabuaran, Dusun Parko, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Minggu (29/12/2019).
Jenazah Rusianto (49) yang berprofesi sebagai ojek online dan menjadi korban tertimpa papan reklame di Cengkareng, Jakarta Barat dimakamkan di Desa Pabuaran, Dusun Parko, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Minggu (29/12/2019). (TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne)

"Tapi ibu bilang, Polisi telpon pakai handphone bapak. Saya akhirnya pulang sampai rumah coba saya telpon tidak diangkat. Kemudian saya datang ke rumah sakit, rombongan ojek online memberitahu," sambungnya.

Lebih lanjut, Chandra Yoga mengaku bahwa tidak ada firasat apapun terkait kepergian sang ayah untuk selamanya.

Namun, Chandra Yoga menjelaskan bahwa sang kakak (Della) yang mendapat firasat terkait tanda-tanda kepergian ayahnya.

"Saya tidak ada firasat apapun. Yang memiliki firasat itu justru kakak saya. Jadi pagi itu nganterin kakak saya ke Kali GS. Pas di jalan bilang kak kalau nanti aku jemputnya telat bagaimana? Dia bilang gitu," jelasnya.

Almarhum Rusianto telah dimakamkan di tempat pemakaman keluarga yang berlokasi di Desa Pabuaran, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Prosesi pemakaman disambut isak tangis dari keluarga korban.

Tak hanya itu, puluhan ojek online turut mengawal almarhum Rusianto hingga tempat peristirahatan terakhirnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved