Membayar Pakai Ponsel di SPBU, Apakah Bisa Bikin Kebakaran ?

Sebab, gelombang elektromagnetik yang dikeluarkan ponsel ternyata dapat mempengaruhi kinerja mesin elektrik pompa bahan bakar.

TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
SPBU Pertamina 41.57.202 di KM 519 ruas B (Ngawi-Solo) di kilometer (KM) 519, Rabu (20/2/2019). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Beberapa waktu lalu, Pertamina mengumumkan rencana memperluas opsi pembayaran non-tunai alias cashless di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum ( SPBU) mulai tahun 2020. Opsi pembayaran tersebut adalah melalui aplikasi LinkAja.

"Opsi cashless tersebut sudah kami implementasikan sejak 2019. Melalui aplikasi MyPertamina yang pembayarannya terintegrasi dengan LinkAja," ujar VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman kepada Kompas.com, Rabu (25/12/2019).

Sebenarnya, tidak hanya Pertamina yang menyiadakan opsi pembayaran digital semacam ini.

Stasiun pengisian bahan bakar lain seperti Shell juga telah menyediakan opsi pembayaran melalui OVO dan Dana.

Namun, sebagian warganet sempat mempertanyakan opsi tersebut.

Pasalnya, selama ini, imbauan yang terpasang di SPBU menyarankan konsumen untuk tidak mengoperasikan ponsel saat melakukan pengisian bahan bakar.

Persepsi yang beredar, radiasi ponsel bisa memicu kebakaran. Benarkah demikian?

Sepanjang Tahun 2019, 83 Ribu Warga Kabupaten Bogor Kena Tilang, Denda Capai Rp 5 Miliar

Sama-sama Terjaring Razia di Tangerang, Wanita Ini Pergoki Kekasih Sama Selingkuhan : Gua Lagi Hamil

Menurut Yuyu Wahyu, Peneliti dari Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi LIPI, persepsi yang beredar di masyarakat itu tidak benar.

Ia mengatakan menggunakan ponsel di area SPBU sebenarnya aman.

"Enggak apa-apa (mengoperasikan ponsel di SPBU)," kata Yuyu, saat dihubungi KompasTekno, Senin (30/12/2019).

Halaman
12
Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved