Breaking News:

Banjir Awal Tahun 2020

Ketua DPRD DKI : Apa yang Disebut Pak Gub Naturalisasi, Saya Enggak Ngerti Itu Harus Dilaksanakan

Politisi PDI-P ini juga menyarankan agar Pemprov DKI seharusnya memastikan seluruh alat yang digunakan saat banjir seperti pompa air agar selalu siap.

Editor: Ardhi Sanjaya
Kompas.com
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi saat meninjau lokasi banjir di Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2020)(KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meninjau lokasi terdampak banjir di RT 004 RW 005, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2020).

Pras juga menyerahkan sembako berupa beras, mi instan, hingga telur ayam untuk konsumsi warga yang terdampak banjir.

Melihat kondisi banjir yang masih mencapai lutut orang dewasa, Pras mengingatkan agar normalisasi atau yang disebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai naturalisasi harus benar-benar dilakukan.

"Hari ini kita melihat sebuah keadaan kondisi Jakarta yang mendapat satu bencana banjir di semua wilayah kota, Nah, di sini harus benar-benar normalisasi harus dilaksanakan, harus ditindak lanjut, tidak bisa tertunda-tunda lagi. Atau apa yang disebut Pak Gub naturalisasi, saya enggak ngerti itu harus dilaksanakan," ucap Pras di lokasi.

Politisi PDI-P ini juga menyarankan agar Pemprov DKI seharusnya memastikan seluruh alat yang digunakan saat banjir seperti pompa air agar selalu siap.

Menurut dia, ada beberapa alat yang tidak berfungsi dengan baik, padahal lokasi sedang diterjang banjir yang cukup tinggi.

"Hal-hal seperti ini sebetulnya dipersiapkan menjelang (banjir). Apa yang saya sering katakan di saat saya rapat dengan SKPD, siapkan ini menjelang hujan jangan sampai pekerjaan seperti ini gedebak gedebuk," ujar Pras.

Seperti diketahui, hujan deras yang mengguyur sejumlah kawasan di Jakarta dan sekitarnya menyebabkan banjir sejak Rabu (1/1/2020).

Menurut catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat tujuh kelurahan dari empat kecamatan di Jakarta dilaporkan terendam banjir.

Ketujuh kelurahan itu tersebar di Jakarta Pusat, Selatan, Utara dan mayoritas Jakarta Timur.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved