Breaking News:

Banjir Awal Tahun 2020

Kisah Bayi Baru Lahir Terjebak Banjir 5 Meter di Bekasi, 14 Jam Menanti Pertolongan Datang

Bahkan, ketinggian air menenggelamkan seluruh bangunan rumah hingga menyisahkan atap bangunan setinggi dua lantai.

Kolase Tribun Bogor/Tribun Jakarta
Evakuasi bayi terjebak banjir di Perumahan PGP Bekasi 

Mendengar permintaan, Arie pun menginstruksikan jajarannya agar mengawal dan mengevakuasi anak Annisa yang sakit.

Nahas setelah satu jam berupaya menjangkau rumah Annisa, personel Brimob yang diperbantukan gagal melakukan evakuasi.

Perahu karet bermesin yang dinaiki Annisa tiba ke titik awal evakuasi di satu masjid sekira pukul 23.20 WIB karena tak kuat melawan arus.

"Enggak sampai rumah, jarak sekitar 400 meter dari rumah saya komandannya bilang air sudah terlalu tinggi dan arus deras. Takut malah bahaya katanya," ujarnya.

Personel Brimob yang berupaya menembus lokasi pun membenarkan pernyataan Annisa terkait ketinggian air banjir dan derasnya arus.

"Enggak tembus, di ujung dekat kali airnya nyaris setinggi lima meter," kata seorang personel Brimob.

Saat mendapat kabar rumahnya kebanjiran sore tadi, Annisa tak berada di rumah karena mendampingi suami yang sakit dan dirawat inap di RS Polri.

Annisa (29) saat hendak menunjukkan lokasi rumahnya bersama personel Brimob yang melakukan evakuasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020).
Annisa (29) saat hendak menunjukkan lokasi rumahnya bersama personel Brimob yang melakukan evakuasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Namun setibanya di Jalan Tanjung Lengkong yang jadi akses ke rumahnya pukul 19.30 WIB dia sudah tak bisa menyembus banjir setinggi dua meter.

"Suami saya sudah tiga hari dirawat di RS Polri karena tipes, makannya pas tadi sore saya enggak di rumah. Tapi pas saya datang air sudah tinggi," tuturnya.

Selain anak bungsunya, Annisa juga mencemaskan kondisi dua anak laki-laki, kakak, dan sang nenek yang terjebak di rumah.

Pasalnya hingga pukul 01:00 WIB, hujan deras kembali menguyur Jakarta Timur dan ketinggian air yang merendam permukiman warga meningkat.

"Anak saya tiga, laki-laki umur 9 dan 8 tahun. Nah yang sakit ini perempuan umur 1,5 tahun. Orang dewasa di rumah tinggal abang sama nenek," lanjut Annisa.

(TribunnewsBogor.com/Tribun Jakarta)

Penulis: Damanhuri
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved