Anggota DPRD Kota Bogor Dorong Pengajuan Anggaran Untuk Tebus Ijazah Warga yang Ditahan Sekolah

Komisi IV DPRD Kota Bogor pun berupaya agar hal ini bisa tertangani dan mendapat porsi bantuan pada APBD.

Anggota DPRD Kota Bogor Dorong Pengajuan Anggaran Untuk Tebus Ijazah Warga yang Ditahan Sekolah
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
komisi IV DPRD Kota Bogor di ruang rapat komisi IV usai pemaparan refleksi kinerja akhir tahun 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor perjuangkan anggaran untuk menebus ijazah warga Kota Bogor yang masih ditahan oleh pihak sekolah.

Hal itu dikarena kan banyak warga yang mengadukan hal tersebut ke DPRD Kota Bogor

Komisi IV DPRD Kota Bogor pun berupaya agar hal ini bisa tertangani dan mendapat porsi bantuan pada APBD.

Wacana itu mendekati realisasi ketika Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendapat dana bantuan bagi hasil dari Provinsi Jawa Barat, yang bisa dialokasikan untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan ijazah.

Pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 yang sudah disetujui gubernur Jawa Barat, ada sekitar Rp35,5 miliar dijatah untuk kota Bogor.

Komisi IV DPRD pun mengajukan beberapa anggaran untuk anggaran penebusan ijazah warga dan mengcover pembiayaan BPJS.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Ence Setiawan mengatakan, komisi mendorong penebusan ijazah warga yang tertahan disekolah agar bisa diselesaikan.

"Kami usulkan di Badan Anggaran itu sekitar Rp4,5 miliar, kalau nggak salah pemkot usulkan Rp3 miliar, tentu ini kami apresiasi karena perjuangan kami akhirnya membuahkan hasil," katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Saeful Bakhri mengklaim alokasi anggaran ini menjadi kado manis dari anggota DPRD Kota Bogor untuk warga Bogor.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved