Banjir Awal Tahun 2020

Dikepung Bencana Alam, Wali Kota Bima Arya Klaim Titik Genangan Air Berkurang Dibanding Tahun Lalu

Sebanyak 40 peristiwa bencana alam di Kota Bogor tersebar di beberapa wilayah di enam kecamatan di Kota Bogor.

Dikepung Bencana Alam, Wali Kota Bima Arya Klaim Titik Genangan Air Berkurang Dibanding Tahun Lalu
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor, Bima Arya saat meninjau longsor pada Rabu (1/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sebanyak 40 peristiwa bencana alam di Kota Bogor tersebar di beberapa wilayah di enam kecamatan di Kota Bogor.

Data yang didapat TribunnewsBogor.com dari Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor ada 25 kejadian tanah longsor, dua pohon tumbang, dua dinding rumah jebol, satu tembok pembatas ambruk, satu tembok roboh, satu kejadian pergeseran tanah, satu kebakaran, dua atap rumah ambruk dan lima banjir lintasan.

Peristiwa bencana alam itu pun meninggalkan satu korban jiwa atas nama Kusmiati (37) yang meninggal dunia setelah setengah badannya tertimbun longsor rumahnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengklaim dari peristiwa bencana alam yang terjadi di Kota Bogor, titik genangan air akibat banjir lintasan saat ini sudah berkurang.

"Saya berdasarkan data genangan airnya berkurang dibanding tahu lalu yah, mungkin ada hubungannya program Naturalisasi Ciliwung dan bebersih sampah, cuman memang volume dari hulunya yang luar biasa  besar," kata Bima, Jumat (3/1/2019).

Bima juga memastikan bahwa antisipasi bencana alam di Kota Bogor akan di fokuskan untuk memperbanyak serapan ke bawah.

"Iya jadi kita terus memperbaiki saluran air seperti kolam retensi, ya sumber serapan insya Allah akan di perbanyak tahun ini," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved