Bogor Diterjang Longsor

Titik Longsor di Sukajaya Terisolir, Dandim 0621 Kabupaten Bogor: Akses Harus Segera Dibersihkan

Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Inf Harry Eko Sutrisno menjelaskan bahwa longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Sukajaya,

Titik Longsor di Sukajaya Terisolir, Dandim 0621 Kabupaten Bogor: Akses Harus Segera Dibersihkan
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Inf Harry Eko Sutrisno saat meninjau Kecamatan Sukajaya, Jumat (3/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAJAYA - Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Inf Harry Eko Sutrisno menjelaskan bahwa longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor termasuk cukup parah.

"Ada 7 titik desa yang parah kondisi longsornya," kata Harry Eko Sutrisno saat ditemui TribunnewsBogor.com saat meninjau Kecamatan Sukajaya, Jumat (3/1/2020).

Dia menjelaskan bahwa 7 titik longsor ini berada di Desa Harkatjaya, Kiarapandak, Pasirmadang, Sukamulih, Cileuksa, Cisarua dan Desa Urug.

Menurutnya ketujuh desa ini harus diperhatikan terlebih kondisinya beberapa desa diantaranya terisolir dan tak bisa dimasuki kendaraan roda empat maupun roda dua.

"Namun memang di Kecamatan Sukajaya jalannya terputus, tak bisa dilewati. Tadi saya berjalan kaki lebih kurang 2 jam dari bawah untuk meninjau kondisi sebenarnya di Sukajaya dan sekitarnya," kata Harry.

Dia menjelaskan bahwa akses jalan ini diperlukan segera.

Terlebih desa-deaa ini sudah terisolir selama 3 hari tanpa aliran listrik dan tanpa jaringan seluler.

"Karena kalau tidak, roda ekonomi, komunikasi, koordinasi untuk membantu rekan-rekan kita di atas tidak bisa dilaksanakan, oleh karena itu saya minta mungkin Pemda sama-sama kita turun ke lapangan untuk membantu masyarakat," katanya.

Harry mengaku sudah berkoordinasi dengan Sekda Kabupaten Bogor dan akan segera melakukan penanganan.

"Jalannya ini cukup jauh, perbukitan sehingga penangananya harus semua turun membantu," ungkapnya.

Pemberian bantuan untuk korban di desa terisolir ini sempat dilakukan menggunakan helikopter namun bantuan kebutuhan masyarakat yang dibawa tidak maksimal karena keterbatasan muatan.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved