Banjir Awal Tahun 2020

BNPB Sebut Sejumlah Wilayah Jabodetabek Masih Tergenang Banjir, Kota Bekasi Tertinggi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) mencatat sejumlah wilayah di Jabodetabek masih terendam banjir.

BNPB Sebut Sejumlah Wilayah Jabodetabek Masih Tergenang Banjir, Kota Bekasi Tertinggi
KOMPAS.COM/WALDA MARISON
Warga kemang mancing lele pasca banjir di Jalan Kemang Timur V, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) mencatat sejumlah wilayah di Jabodetabek masih terendam banjir.

Kota Bekasi menjadi daerah dengan ketinggian air yang tertinggi, yakni mencapai 20-300 sentimeter.

Berdasarkan data Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BNPB, genangan banjir masih melimpasi sejumlah wilayah.

Sejumlah wilayah tersebut antara lain, Kabupaten Bekasi dengan ketinggian air 20-50 sentimeter, Kabupaten Bogor 20-30 sentimeter, Kota Tangerang 30-50 sentimeter, Kota Tangerang Selatan kurang dari 10 sentimeter dan Jakarta Timur 20-25 sentimeter.

Kemudian Jakarta Barat 20-70 sentimeter, Jakarta Selatan 20-200 sentimeter dan Jakarta Utara 20-70 sentimeter.

Sementara, terdapat tiga daerah yang dilaporkan sudah tak ada lagi genangan banjir.

"Tidak ada genangan banjir di Jakarta Pusat, Kota Bogor, dan Kota Depok," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatinkom) BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (3/1/2020).

Agus mengatakan, jumlah pengungsi di Jabodetabek pascabanjir pada pertengahan pekan ini mencapai 183.530 orang atau 41.495 KK dan tersebar di 107 titik pengungsian.

Sedangkan jumlah korban meninggal dunia per Jumat (3/1/2020) malam tercatat bertambah empat orang.

"Jumlah korban meninggal bertambah 4 orang dibandingkan rilis tadi siang, sehingga total meninggal dan hilang 47 orang," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BNPB: Sejumlah Wilayah Jabodetabek Masih Tergenang Banjir, Kota Bekasi Tertinggi"
Penulis : Achmad Nasrudin Yahya
Editor : Kristian Erdianto

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved