Bogor Diterjang Longsor

Ibu Hamil Korban Longsor Bertahan di Desa Terisolir, Alami Pendarahan Setelah 3 Hari Kurang Makan

Kehidupan warga di desa ini cukup berat karena minim bantuan yang datang setelah akses jalan lumpuh karena tertutup longsor.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAJAYA - Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor merupakan salah satu desa yang paling terisolir pasca longsor awal tahun baru 2020.

Kehidupan warga di desa ini cukup berat karena minim bantuan yang datang setelah akses jalan lumpuh karena tertutup longsor.

"Makan kita sisa-sisa hasil hasil tani aja, hari ketiga ini kita juga udah mepet, persediaan makanan udah mau abis," kata salah satu warga setempat, Tatang (28), kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (3/1/2020).

Selain itu, warga di desa ini juga cukup minim mendapat bantuan obat.

Seperti di pengungsian Kantor Desa Pasir Madang, sejumlah warga yang sakit terpaksa dibiarkan sambil menunggu bantuan datang.

Bahkan ada pula warga sakit demam sudah terbaring selama berhari-hari menunggu bantuan penanganan.

Sementara untuk warga yang sakit parah, terpaksa digotong menggunakan dua lapis sarung dan sebilah bambu untuk dibawa ke Puskesmas Sukajaya sejauh sekitar 22 km.

Seperti warga Desa Pasir Madang, bernama Euis (35).

Dia digotong oleh beberapa keluarganya dan tetangga dengan jalan kaki selama hampir 3 jam lamanya.

Halaman
12
Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved