Breaking News:

Demi Fokus Olimpiade 2020, Jonatan Christie Rehat dari Media Sosial

Situasi pada Asian Games 2018 tersebut diharapkan Jonatan terulang pada Olimpiade nanti saat dia lolos.

BWF BADMINTON
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, bereaksi pada final New Zealand Open 2019 di Eventfinda Stadium, Auckland, Selandia Baru, Minggu (5/5/2019). 

Dia pun tak menampik bahwa publik dan warganet punya ekspekstasi padanya, termasuk untuk lolos dan tampil baik pada Olimpiade 2020.

Namun, pemain berusia 22 tahun tersebut tak mau terbebani oleh turnamen tersebut.

"Saya berharap bisa lolos ke Olimpiade 2020 dulu, tetapi juga tidak lantas berpikir soal juara. Jangan sampai saya sudah lolos lalu cedera, kan kacau juga," kata Jonatan saat ditemui BolaSport.com di Pelatnas PBSI, Jakarta, Jumat (3/1/2020).

Prioritas Jonatan saat ini pun mempersiapkan kondisi terbaiknya.

"Yang terpenting sekarang saya tidak cedera dan lolos," tuturnya melanjutkan.

Peraih medali emas Asian Games 2018 itu juga menilai kalau dia takkan terlalu terbebani jika berhasil lolos ke pesta olahraga sejagat tersebut.

Jonatan membandingkan situasinya dengan pemain nomor satu dunia, Kento Momota, yang juga pemain andalan Jepang alias tuan rumah Olimpiade 2020.

"Kalau melihat ranking, pasti Kento Momota sangat diunggulkan karena dia jarang kalah dan main di publik sendiri. Tekanan mungkin akan lebih besar ke dia," ucap Jonatan.

"Berbeda saat saya juara Asian Games 2018. Saya mungkin wakil tuan rumah, tetapi saya bukan pemain unggulan. Karena itulah, tekanan untuk saya juga tidak berat," kata dia.

Kembali Perkuat Bali United, Ini Komentar Lerby Elyandri

Situasi pada Asian Games 2018 tersebut diharapkan Jonatan terulang pada Olimpiade nanti saat dia lolos.

Halaman
123
Editor: khairunnisa
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved