Masa Kontrak Sewa Lahan Habis, PT Eksotika Minta Perpanjangan Waktu Pengosongan Taman Topi Bogor

Kabid Gakperda Satpol PP Kota Bogor Elyis Sontikasyah mengatakan, dalam rapat tersebut PT Eksotika meminta perpanjangan waktu.

Masa Kontrak Sewa Lahan Habis, PT Eksotika Minta Perpanjangan Waktu Pengosongan Taman Topi Bogor
Ist
pengelola membongkar wahan permainan di Taman Topi Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Memasuki masa habis kontrak sewa lahan milik Pemerintah Kota Bogor pada Senin (6/1/2020), PT Eksotika meminta perpanjanngan waktu untuk pengosongan.

Saat ini PT Eksotika masih dalam proses pembongkaran wahana mainan di area Taman Topi.

Kabid Dalops Satpol PP Kota Bogor Theofilo Patricio mengatakan, pihaknya baru menggelar rapat terkait permohonan kelonggaran waktu pengosongan tanah dan bangunan Taman Ade Irma Suryani.

Theo mengatakan bahwa seharusnya area tersebut sudah dikosongkan hari ini.

"Namun kan ada rapat soal pengajuan kelonggaran waktu dari pihak PT. Eksotika," katanya saat dihubungi.

Sementara itu, Kabid Gakperda Satpol PP Kota Bogor Elyis Sontikasyah mengatakan, dalam rapat tersebut PT Eksotika meminta perpanjangan waktu.

"Karena adanya mainan seperti kereta-kereta dengan rel di atas belum bisa dibongkar, PT. Eksotika meminta waktu perpanjangan, hasil rapat yang dipimpin oleh BKAD sebagai pengelola aset, belum diambil keputusan dan nantinya akan dipertimbangkan soal perpanjangan," katanya.

Sebelumya diberitakan PT Eksotika sebagai pengelola wahana permainan Taman Topi Bogor saat ini sedang berbenah membongkar mainan yang berada di kawasan wisata Taman Ade Irma Suryani.

Pembongkaran wahana permainan tersebut dilakukan lantaran Pemerintah Kota Bogor akan membangun alun-alun di eks Taman Topi.

Humas PT Eksotika Taman Topi Managemen Basiran Basiran mengatakan bahwa sudah sejak sekitar tanggal 2 Januari kemarin pihaknya melakukan pembongkaran.

"Iya kalau perapihannya sudah sejak tanggal 2 Januari lalu ya, kita sudah angkut dengan 13 truk, ini tinggal sisanya belakangnya, sekitar tiga minggu ini sudah selesai semuanya," katanya Senin (6/1/2020).

Basiran mengatakan setelah wahana permainan di bongkar, nantinya bangunan yang berada di Taman Topi diserahkan kepada pemerintah daerah.

"Kalau gedungnya itu jadi hak pemerintah, kita serahkan kepemerintah, kalau kita hanya mainannya saja," ujarnya.

Basiran mengatakan bahwa rencananya wahana permainan dan pegawai Taman Topi akan dipindahkan ke kawasan Tanjung Sari.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved