Breaking News:

Data Sementara BPBD - 73 Kejadian Banjir dan Longsor di Kabupaten Bogor, 47 Desa Terdampak

Menurut data resmi Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Kabupaten Bogor, Selasa (7/1/2020), bencana masif ini melanda 47 desa di 24 kecamatan.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Alat berat beroperasi untuk membuka akses jalan di lokasi longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor sementara ini telah mendata ada 73 laporan kejadian bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bogor.

Menurut data resmi Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Kabupaten Bogor, Selasa (7/1/2020), bencana masif ini melanda 47 desa di 24 kecamatan.

Dari total 73 laporan bencana, diantaranya 39 kejadian longsor dan 34 kejadian bencana banjir.

Sementara jumlah korban tewas akibat bencana di Kabupaten Bogor sampai saat ini masih belum berubah di angka 16 orang.

Diberitakan sebelumnya sejak kejadian longsor di beberapa titik pada awal tahun baru Rabu (1/1/2020) lalu, masih ada beberapa desa yang masih terisolir bahkan tak dialiri aliran listrik dan jaringan telepon seluler.

"Ini masih belum terdeteksi semua, karena medannya yang berat. Sehingga sulit untuk pengidentifikasian," kata Bupati Bogor Ade Yasin.

Selain itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pihaknya kini tengah berupaya membuka jalur ke desa-desa terisolir.

"Perintah presiden harus segera tembus. Ini sudah ada 6 eskavator, satu loader, satu dozer. Nanti akan datang 5 (alat berat) lagi. Ini akan dipakai di sini semua," kata Basuki Hadimuljono.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved