Breaking News:

Banjir Awal Tahun 2020

Ribuan Korban Banjir Mulai Diserang Penyakit Gatal-gatal Hingga Penyakit Darah Tinggi,

Keluhan pasien korban banjir itu berragam dari mulai terserang penyakit kulit gatal-gatal hingga darah tinggi.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Akses Jalan Panjang di depan Green Garden masih terputus akibat banjir. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sebanyak 1.475 korban banjir di Tangerang Selatan (Tangsel) terserang penyakit dan ditangani tim medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

Hal itu diungkapkan pelaksana tugas Kepala Dinkes Tangsel, Deden Deni saat dihubungi TribunJakarta.com, Selasa (7/1/2020).

"Ada 1.475 (korban banjir) yang dilayani, yang berobat," ujar Deden.

Keluhan pasien korban banjir itu berragam dari mulai terserang penyakit kulit gatal-gatal hingga darah tinggi.

"10 besar keluhan warga itu salah satunya itu kulit. Selain kulit ada hipertensi, ISPA, diare, panas, mual, mag sama darah tinggi. Yang paling banyak memang keluhannya di kulit," ujarnya.

Deden mengatakan, penanganan medis korban banjir itu juga bekerja sama dengan rumah sakit swasta.

Ia memastikan tidak ada pasien yang sampai rawat inap, melainkan hanya penanganan medis di posko lokasi banjir.

"Enggak ada yang dirawat semua berobat di lokasi, di posko dan perawat yang mobile," ujarnya.

Setelah sepekan pasca banjir, Deden memastikan petugas medis masih sedia di beberapa titik banjir, dan utamanya berada di puskesmas.

"Petugas masih siaga, di puskesmas, masih sebagian di posko titik banjir," jelasnya.

(TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir) 

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved