Mantan Istri Sule Meninggal Dunia

Teddy Diperiksa Polisi Bayinya Nangis, Heran Ditanya Lebam di Tubuh Lina: Ngapain Juga Bunuh Istri

Teddy Diperiksa Polisi Buat Anak Nangis, angkat bicara soal Luka Lebam di Tubuh Lina, singgung soal bunuh istri

Penulis: Uyun | Editor: Damanhuri
kolase Youtube Selebrita/ CumiCumi
Teddy Diperiksa Polisi Buat Anak Nangis, buka suara soal Luka Lebam di Tubuh Lina 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Buntut dari laporan Rizky Febian, rumah Teddy pun diserbu polisi guna memeriksa soal kejanggalan kematian Lina.

Sejumlah petugas dari Polrestabes Bandung menggelar olah TKP selama 2 jam di kediaman Lina, Jalan Neptunus, Kota Bandung, Rabu (8/1/2020).

Setelah selesai diperiksa, Teddy angkat bicara soal luka lebam di tubuh Lina yang menjadi kecurigaan Sule dan Rizky Febian sehingga lapor ke polisi.

Akan tetapi saat olah TKP, anak Teddy dan Lina yang baru saja berusia 2 bulan tiba-tiba saja menangis keras.

Tangisannya bahkan terdengar hingga ke luar rumah.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunJabar, Teddy suami Lina ini sedang berbincang dengan Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri.

Tiba-tiba saja, sang bayi yang sedang tidur terbangun dan menangis.

Rumah Lina Diperiksa Polisi Selama Dua Jam, Teddy Ikut Mendampingi, Tiga Barang Dibawa Aparat

Anak Ustaz Jefri Disebut Mirip Anak Shahrukh Khan, Ummi Pipik Lakukan Ini: Kali Aja Diajak Main Film

Hal tersebut membuat Teddy langsung beranjak meninggalkan polisi dan menggendong sang anak.

Diakui Teddy, sang anak ini menangis akibat buang air besar.

"Tadi buang air besar, jadi enggak nyaman. Sejauh ini bayi Alhamdulillah sehat, saat ini usianya dua bulan," kata Teddy saat diwawancara wartawan

Teddy gendong bayinya saat polisi olah TKP soal kejangglan kematian Lina
Teddy gendong bayinya saat polisi olah TKP soal kejangglan kematian Lina (TribunJabar/Mega Nugraha)

Setelah sang bayi tenang, para petugas dari Polrestabes Bandung pun dengan leluasa menyita bebrapa barang yang bisa dijadikan alat bukti.

Olah TKP di rumah Teddy ini digelar sejak pukul 11.00 dan selesai pukul 13.20 WIB.

Selama 2 jam lebih di dalam rumah berlantai dua di Jalan Neptunus Tengah itu, polisi membawa CPU komputer, satu DVR rekaman CCTV dan satu koper.

"Iya rekaman CCTV, dekoder yang dibawa," ujar seorang anggota polisi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved