Fakhri Husaini Menolak Jadi Asisten Pelatih Shin Tae-yong, PSSI Jangan Remehkan Pelatih Lokal

Penunjukan Shin Tae-yong sebagai nahkoda baru Timnas Indonesia menuai pro dan kontra

Fakhri Husaini Menolak Jadi Asisten Pelatih Shin Tae-yong, PSSI Jangan Remehkan Pelatih Lokal
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Pelatih Timnas U-19 Indonesia Fakhri Husaini saat wawancara di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (2/10/2019) malam. 

TRIBUNNESBOGOR.COM - Federasi sepak bola Indonesia ( PSSI ) secara resmi telah mengumumkan penunjukan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia selama empat tahun ke depan.

Pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu mempunyai tugas ganda yakni menahkodai Timnas Indonesia senior dan punya wewenang khusus terhadap semua kelompok umur skuat Garuda.

Penunjukan Shin Tae-yong sebagai nahkoda baru Timnas Indonesia menuai pro dan kontra dari kalangan masyarakat.

Salah satu yang kontra dengan penunjukan tersebut datang dari mantan pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini.

Nama Fakhri Husaini memang sempat diproyeksikan masuk ke dalam jajaran tim kepelatihan Shin Tae-yong.

Namun, mantan pemain PKT Bontang tersebut menolaknya karena hanya dijadikan pendamping atau asisten pelatih.

Fakhri menilai kualitas yang dimiliki para pelatih lokal sudah jauh meningkat dibandingkan sebelum-sebelumnya.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa dirinya menolak dijadikan asisten pelatih.

Menurut Fakhri, penolakan menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia semata-mata bukan karena tidak menghargai panggilan negara.

Ini dilakukan untuk memberikan pelajaran bagi PSSI agar bisa lebih menghargai jerih payah pelatih lokal.

Halaman
12
Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved