Ridwan Kamil Belum Tengok Korban Longsor Bogor, Anggota DPRD Jabar Cium Aroma Politik

Dia mengaku mendorong agar Gubernur Jabar memberikan perhatian atas bencana di Kabupaten Bogor ini.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Komisi V DPRD Jawa Barat, Asep Wahyu Wijaya 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Komisi V DPRD Jawa Barat, Asep Wahyu Wijaya kritisi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang tak tinjau langsung lokasi longsor di Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Presiden RI Joko Widodo sudah meninjaul langsung ke lokasi beberapa waktu lalu.

"Pak Presiden aja dateng, kenapa Gubernur gak dateng. Apakah di situ basis Golkar, Cileuksa, Dedi Mulyadi, Dedi Mizwar, menurut saya konyol kalau begitu," kata Asep Wahyu saat mendatangi kantor BPBD Kabupaten Bogor, Rabu (8/1/2020).

Dia mengaku mendorong agar Gubernur Jabar memberikan perhatian atas bencana di Kabupaten Bogor ini.

"Kita dorong lah, jangan sampai sifat begitu muncul dan tampak terang benderang, kekonyolannya terang benderang, sikap kekanak-kanakannya terang benderang, ini tidak boleh terjadi. Lihat kayak apa kondisinya di situ," kata Asep.

Dia meminta Biaya Tak Terduga (BTT) dari Pemprov Jabar dikeluarkan secara proporsional.

"Cuman mau saya tuh titipan BTT dari Penprov yang Rp 20 Miliar itu diberikan secara proporsional, kenapa Karang Rp 1 miliar, kenapa Bekasi Rp 2,5 miliar, kenapa kita (Kabupaten Bogor) Rp 1,5 miliar. Ini kan soal ujian dengan akal sehat dan nurani kita. Keadilan tidak harus rata, tapi proporsional kan ada tingkat kerusakan, damage control seperti apa," kata Asep Wahyu.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved