Kuliner Bogor

Pepes di Suryakencana Bogor, Pakai Sagu dan Gula Merah

Berbeda dengan pepes lain yang memiliki rasa asin dan gurih, pepes khas Bogor ini justru bercita rasa legit karena bahan yang digunakan.

Pepes di Suryakencana Bogor, Pakai Sagu dan Gula Merah
TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Pepes di Suryakencana, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pepes yang dijual Daneil di Jalan Suryakencana, Kota Bogor terbilang berbeda.

Daniel menjual pepes sagu menggunakan gerobak di Jalan Suryakencana.

Pepes sagu yang dijual ada tiga pilihan rasa, yakni keju, nangka, dan pisang.

"Pepes ini terbuat dari sagu dan gula jawa," kata penjual pepes sagu di Jalan Suryakencana, Daniel, Kamis (9/1/2020).

Berbeda dengan pepes lain yang memiliki rasa asin dan gurih, pepes khas Bogor ini justru bercita rasa legit karena bahan yang digunakan.

Sekilas, pepes sagu hampir mirip seperti lemet, panganan khas Jawa Timur.

Namun yang membuatnya punya rasa beda dan unik, saat sagu berpadu dengan keju, pisang, atau nangka.

Sagunya terasa lembut saat dikunyah dan wangi aroma bakaran dari bungkus daun pisang.

Keju yang gurih berpadu dengan sagu gula merah yang manis, masih menciptakan rasa yang seimbang.

Pilihlah pepes sagu yang baru dibakar, cocok untuk menghangatkan mulut di kala hujan.

"Masih ada menu pepes lain, ada pepes ikan peda, pete, usus, oncom, cumi, dan tenggiri," kata Daniel.

Pepes-pepes sagu tersebut berjejer rapi di gerobaknya.

Tak perlu khawatir ditembak harga tinggi oleh penjual, sebab pembeli bisa melihat jenis pepes dan harga-harganya yang tertera dengan jelas.

Untuk mencicipi pepes sagu, pembeli hanya perlu merogoh kocek Rp 7.500 saja per buahnya.(*)

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved