Breaking News:

Suhu Iran vs Amerika Memanas, Dubes : Jenderal Terbunuh Konsekuensinya Perang

Serangan tersebut dilakukan Korps Garda Republik Iran dalam rangka balas dendam atas kematian Komandan Pasukan Quds, Qassem Soleimani pada Jumat (3/1/

Editor: Ardhi Sanjaya
Tangkapan YouTube Talk Show tvOne
Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Iran 2012-2016, Dian Wirangjurit. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sejumlah rudal dikirim Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat di Irak pada Rabu (8/1/2020) dini hari waktu setempat.

Serangan tersebut dilakukan Korps Garda Republik Iran dalam rangka balas dendam atas kematian Komandan Pasukan Quds, Qassem Soleimani pada Jumat (3/1/2020), lalu.

Setelah kejadian itu, Iran lantas mengibarkan bendera warna merah simbol dendam.

Tak hanya itu, Iran juga melakukan serangan untuk keadilan dalam tradisi Muslim Syiah.

Roket demi roket dilaporkan menghantam basis tentara AS di pangkalan udara Al-Asad.

Dian Wirangjuritt
Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Iran 2012-2016, Dian Wirangjurit (Tangkap Layar YouTube Talk Show TVOne).

Pangkalan tersebut pernah dikunjungi oleh Presiden AS, Donald Trump pada akhir tahun lalu.

Terkait memanasnya hubungan Iran dan AS, Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Iran 2012-2016, Dian Wirangjurit, turut memberikan komentarnya.

Komentar tersebut disampaikan oleh Dian dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam yang diunggah di kanal YouTube Talk Show TVOne, Rabu (8/1/2020).

"Saya mau menyampaikan begini, kematian seorang jenderal di medan perang tidak banyak, tapi terjadi. AS pun kehilangan jenderalnya," ujar Dian.

Artinya, itu merupakan sebuah konsekuensi dari perang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved