Penambang Liar di Bogor

Polisi Tangkap Bos Penambang di Bogor, 80 Karung Emas Jadi Barang Bukti

Penangkapan dua pelaku ini, kata dia, akan dikembangkan kepada pelaku-pelaku lainnya yang juga terlibat pengolahan tambang emas ilegal di Bogor.

Polisi Tangkap Bos Penambang di Bogor, 80 Karung Emas Jadi Barang Bukti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Dua bos penambangan emas ilegal di wilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor ditangkap polisi.

MAR (24) dan ATA (33) yang merupakan bos yang menggerakan para penambang ilegal.

Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni menjelaskan bahwa kedua pelaku ini ditangkap di wilayah Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg.

"Yang kita tangkap ini adalah orang yang jadi pemodal termasuk melakukan pengolahan dan mempunyai masing-masing lubang tambang di daerah Desa Banyuresmi di Kecamatan Cigudeg. Dua pelaku ini ditangkap di dua TKP berbeda di desa tersebut," kata AKBP Muhammad Joni dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, Senin (13/1/2020).

Penangkapan dua pelaku ini, kata dia, akan dikembangkan kepada pelaku-pelaku lainnya yang juga terlibat pengolahan tambang emas ilegal di Bogor.

Dari tangan kedua pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti 80 karung bahan emas, 70 unit gelundung pengolah emas, 5 buah mesin penggerak, 5 buah poli, 2 tabung gas 50Kg, 2 tabung gas 3Kg, 2 alat pengolah emas Gembosan, 1 alat timbangan, 1/2 karung kowi dan uang tunai senilai Rp 1,6 juta.

"Terhadap pelaku ini kita kenakan pasal 158 dan 161 UU no 4 tahun 2009 tentang pertambangan minerba atau mineral dan batu bara. Ancamannya 10 tahun ke atas dan denda cukup tinggi tentunya. Ini jadi pembelajaran bagi suadara-saudara yang lain untuk tidak melakukan tambang liar apalagi kegiatan-kegiatan yang berdampak pada gangguan ekosistem yang berdampak pada bencana dan lain-lain," ungkap Joni.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved