Kerajaan Agung Sejagat

Pengikut Kerajaan Agung Sejagat Capai Ratusan, Ternyata Diiming-imingi Jabatan dengan Gaji Dolar

Dari hasil penelusuran, polisi menemukan semua dokumen identitas yang dibuat di Keraton Agung Sejagat adalah palsu.

Pengikut Kerajaan Agung Sejagat Capai Ratusan, Ternyata Diiming-imingi Jabatan dengan Gaji Dolar
Kolase Kompas.com
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat sebelum ditangkap polisi 

TRIBUNNEWBOGOR.COM - Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Sutisna mengungkapkan, para pengikut Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung, Kecamatan Bayan, Purworejo, Jateng, dijanjikan jabatan dengan gaji besar dalam bentuk dollar AS.

"Ada iming-iming jabatan dengan gaji besar dalam bentuk dollar bagi pengikutnya. Jabatannya tergantung berapa besaran iuran mereka, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 30 juta. Seluruhnya mencapai 450 pengikut dengan latar belakang yang berbeda," ujar Iskandar di Mapolda Jateng, Rabu (15/1/2020).

Namun, para pengikut keraton ini juga diminta membayar iuran mencapai jutaan rupiah.

Dari hasil penelusuran, polisi menemukan semua dokumen identitas yang dibuat di Keraton Agung Sejagat adalah palsu.

Bahkan penetapan raja dan ratu dipilih sendiri. "Semua dokumen palsu dibuat sendiri dicetak sendiri.

Yang menentukan raja dan ratu juga dari mereka sendiri. Atribut seragam dirancang sendiri oleh permaisuri," kata Iskandar.

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Bukan Suami Istri, Totok Beri Tugas ini Kepada Fanni

Ternyata Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Bukan Suami Istri, Polisi: Hanya Teman Wanita

Saat ini Totok Santoso dan Fanni Aminadia yang mengaku sebagai raja dan ratu Keraton Agung Sejagat telah ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya dijerat Pasal 14 UU RI No.1 th 1946 tentang menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran dengan hukum maksimal 10 tahun dan pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Saat ini, Polda Jateng telah meningkatkan kasus ke penyidikan terkait pengikut, dana iuran, dan motif lainnya.

"Mereka sudah sejak lama merancang rencana dengan membuat sebuah kerajaan dan telah membuat resah warga sekitar," kata Iskandar.

Sebelumnya diberitakan, Keraton Agung Sejagat yang didirikan Toto membuat resah masyarakat.

Setelah dilakukan penyelidikan, diduga Toto telah melakukan penipuan terhadap warga dengan menyampaikan berita-berita bohong terkait sejarah kerajaan tersebut.

Toto dan Fanni yang merupakan ratu keraton itu ditangkap.

Polisi juga menggeledah rumah kontrakan mereka yang ada di Sleman.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengikut Keraton Agung Sejagat Diiming-imingi Jabatan dengan Gaji Dollar"

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved