Puluhan Lubang Tambang Emas Ilegal di Nanggung Bogor Disegel Aparat Gabungan

Puluhan lubang galian penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor

Puluhan Lubang Tambang Emas Ilegal di Nanggung Bogor Disegel Aparat Gabungan
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Puluhan lubang galian penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor ditutup aparat gabungan TNI - Polri, Rabu (15/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, NANGGUNG - Puluhan lubang galian penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor ditutup aparat gabungan TNI - Polri, Rabu (15/1/2020).

Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni menjelaskan bahwa penambangan emas ilegal di Kabupaten Bogor wilayah Barat memang cukup banyak.

"Yang paling memprihatinkan ada di wilayah Kecamatan Nanggung," kata AKBP Muhammad Joni dalam keterangannya.

Dia menjelaskan bahwa lubang-lubang galian tambang ilegal ini mengakibatkan longsor di area sekitarnya.

Namun apabila dikorelasikan langsung dampak bencana di Kecamatan Sukajaya dan Jasinga, kata dia, harus melewati kajian.

"Satu persatu penyebab yang menjadi faktor bencana longsor ini diformulasikan bersama dengan Stakeholder Pemkab Bogor, khususnya dari segi penegakkan hukum yang dilakukan bagi para pelaku penambang emas liar," kata Kapolres.

Dalam penertiban bekerjasama dengan Kodim 0621 Kabupaten Bogor ini juga dilakukan himbauan-himbauan dan penyekatan-penyekatan di tingkat desa.

"Sarana prasarana yang digunakan dalam pengolahan emas tanpa ijin yang secara umum melanggar pasal 158 Jo. Pasal 37 dan atau Pasal 161 UU Republik Indonesia nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara," ungkap Joni.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved