Diperiksa sebagai Saksi MeMiles, Ello Merasa Jadi Korban hingga Lapor ke Polisi

Ello bahkan sudah menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Selasa (14/1/2020), selama delapan jam.

Diperiksa sebagai Saksi MeMiles, Ello Merasa Jadi Korban hingga Lapor ke Polisi
KOMPAS.COM/A. FAIZAL
Penyanyi Ello mendatangi undangan pemeriksaan di gedung Ditreskrimsus Polda Jatim, Selasa (14/1/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM — Nama penyanyi  Marcello Tahitoe atau  Ello terseret dalam kasus investasi bodong, aplikasi  MeMiles.

Ello bahkan sudah menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Selasa (14/1/2020), selama delapan jam.

Berikut rangkumannya:

1. Mengaku menjadi member MeMiles
Ia mengakui memang pernah menjadi memberMeMiles lalu melakukan TopUp dalam aplikasi tersebut.

"Saya di sini sebagai saksi. Saya saat itu sebagai member, saya topup, saya dapat reward sesuai prosedur,” ujar Ello dikutip dari Tribunnews, Rabu (15/1/2020).

Penyanyi berusia 36 tahun ini didampingi kuasa hukumnya, Jaswin Damanik, juga mengaku sebagai korban dari investasi MeMiles.

"Saya lumayan kaget mendengar pers rilis dari Polda Jatim. Saya di sini selain daripada korban karena TopUp reward saya enggak jelas bagaimana hasilnya,” kata Ello.

2. Awal mula Ello masuk ke jaringan bisnis MeMiles
Jaswin Damanik, kuasa hukum Ello, menjelaskan kliennya belum lama bergabung dalam investasi yang ternyata bodong tersebut.

Hanya sekitar empat bulan kemudian sejak menjadi member, Ello menerima mobil mewah sebagai bonus atau reward.

"Dari bulan Agustus (2019) dan penyerahan Mercedes di bulan Desember kemarin," kata Jaswin saat dihubungi wartawan, Rabu (15/1/2020).

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved