Breaking News:

Tawuran di Cimahpar

Cerita Ibu Korban Tawuran di Cimahpar Bogor, Anaknya Ditarik Sampai Jatuh Setelah Kerjakan Tugas

Pasalnya menurut orangtuanya, Ridwan saat itu baru saja pulang mengerjakan tugas di sebuah warnet.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Satu dari tiga korban tawuran di Cimahpar Bogor menjalani perawatan di RS PMI Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Seorang pelajar SMK menjadi korban tawuran di Cimahpar Bogor pada Selasa (21/1/2020) malam.

Ridwan diduga menjadi korban salah sasaran dalam tawuran di Cimahpar Bogor.

Pasalnya menurut orangtuanya, Ridwan saat itu baru saja pulang mengerjakan tugas di sebuah warnet.

Selesai mengerjakan tugas, ia kemudian dijemput oleh rekannya.

Namun di tengah perjalanan, kendaraan yang ditumpangi Ridwan ditarik hingga jatuh oleh sekelompok remaja yang membawa senjata tajam dan benda tumpul.

Setelah jatuh, ia dianiaya hingga mengalami luka.

"Biasanya dia langsung pulang, ngebantuin bapaknya kerja, tapi karena ini ada tugas sekolah jadi dia cari bahan untuk menyelesaikan tugas, pas lagi jalan ngelewatin gerombolan itu tiba-tiba dia dikejar dan ditarik," ujar Susanti saat ditemui TribunnewsBogor.com di RS PMI Bogor.

Susanti mengatakan anaknya mengaku tidak kenal dengan kedua kelompok yang tawuran di Cimahpar Bogor.

Ia berharap para pelaku tawuran bisa ditangkap dan mendapat tindakan tegas agar tidak meresahkan masyarakat dan orangtua.

"Iya pengennya ditindak tegas ditangkap, karena kadang yang enggak tau apa apa malah jadi korban," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved