Sudah 3 Pekan Warga di Desa Cileuksa Sukajaya Gelap Gulita Tanpa Listrik Pasca Terdampak Bencana

Semua desa di Kabupaten Bogor yang sempat terisolir pasca terdampak bencana banjir dan longsor kini sudah terbuka dan bisa diakses.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Suasana pengungsian di Desa Harkatjaya Bogor, Kamis (2/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Semua desa di Kabupaten Bogor yang sempat terisolir pasca terdampak bencana banjir dan longsor kini sudah terbuka dan bisa diakses.

Desa-desa yang juga sempat gelap gulita tiap malam karena aliran listrik yang terputus pasca bencana ini juga sudah mulai tertangani.

Namun sampai saat ini, Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, masih belum teraliri listrik pasca bencana yang melanda pada 1 Januari 2020 lalu.

"Listrik tinggal Desa Cileuksa dan 2 kampung di wilayah Desa Pasir Madang," kata Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Inf Harry Eko Sutrisno kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (22/1/2020).

Dia menjelaskan bahwa pihak PLN masih kesulitan untuk menangani terputusnya aliran listrik ini.

Sebab akses jalan menuju Desa Cileuksa ini juga amblas dan hilang sehingga perlu dibuat jalan baru.

"Kesulitan PLN ini dia masuk lewat jalan utama, harus masang tiang listrik kan di pinggir jalan-jalan, kan ada jalan baru, karena jalan udah hilang.
Hari ini sudah ditinjau ke Cileuksa. Secepatnya semoga 2 atau 3 hari ini," ungkap Dandim.

Untuk penerangan, sementara ini warga dan pengungsi di Desa Cileuksa menggunakan bantuan genset.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved