Bogor Diterjang Longsor

Bantu Pulihkan Wilayah Terdampak Bencana Longsor dan Banjir di Bogor, IPB Libatkan Tenaga Ahli

Tenaga ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University diterjunkan demi berkontribusi dalam penanganan bencana di Bogor.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Pemukiman di Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor jadi 'Kampung Mati' setelah ditinggal para penghuninya pasca diterjang longsor awal tahun baru 2020. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tenaga ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University diterjunkan demi berkontribusi dalam penanganan bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah di Kabupaten Bogor.

Rektor IPB University Arif Satria menjelaskan bahwa dalam hal ini pihaknya bekerja sama dengan Pemkab Bogor termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Karena untuk pemulihan ini dibutuhkan keahlian kami khususnya di bidang pertanian dan kami juga sedang mempersiapkan konsep pemikiran supaya kontribusi kita terkait penanggulangan erosi," kata Arif Satria.

Dia menjelaskan bahwa sejumlah ahli ini akan ikut menangani dampak bencana seperti terkait bidang pertanian, ekonomi, kehutanan, bidang tanah dan sosial ekonomi.

Arif mengaku sudah mengifentifikasi beberapa tanaman yang dianggap cocok seperti Vetiver.

"Namun demikian, ada opsi-opsi lain selain tanaman vetiver karena memiliki kelebihan dan kekurangan. Akan tetapi tanaman-tanaman ini akan kita coba kombinasikan dalam bentuk tumpangsari," kata Arif.

Sekarang ini pun, tim dari IPB ini, kata Arif terus bekerja dengan bekerja sama dengan pihak terkait.

"Sekarang tim kami sedang bekerja, sudah diundang BNPB. Sekarang sedang proses koordinasi dan kami sudah berkomunikasi karena data-data itu ada di Pemda. Jangan sampai kita melakukan langkah-langkah tanpa koodinasi dengan daerah," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved