Breaking News:

Molor dari Target, Pengerjaan Proyek Tol BORR Diperkirakan Selesai Dua Bulan Lagi

Florysco Patogi Siahaan mengatakan, progres pembangunan Tol BORR sesi III sudah 80 persen.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Tol BORR Seksi II B 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Pengerjaan proyek tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi III A meleset dari target yang dijadwalkan selesai Desember 2019.

Pengerjaan proyek Tol Borr Yasmin-Semplak diperkirakan akan selesai dalam waktu dua bulan kedepan.

Florysco Patogi Siahaan mengatakan, progres pembangunan sudah 80 persen.

"Kami sebagai owner menyatakan soal pembebasan lahan juga baru selesai 31 Desember 2019 dan utilitas baru bisa digeser diawal Januari 2020,  Sehingga ada lokasi yang tidak bisa diselesaikan karena tidak bisa digarap sama sekali,  sehingga didalam kesepakatan antara kami dan kontraktor, kami mengizinkan adanya pertambahan waktu karena memang didalam kontrak hal itu diperbolehkan," katanya beberapa waktu lalu.

Untuk mengejar ketertinggalan saat ini pihak kontraktor terus menyeledaikan pekerjaan yang belum diselesaikan.

"Bisa dilihat dilapangan, ada alat bor yang bekerja mengejar ketertinggalan kemarin, secara prinsip dua pihak yang mengerjakan Tol BORR ini BUMN, dibeberapa hal ada perbedaan metode kerja, ini pembelajaran kepada pihaknya, ketika memilih metode yang efektif," katanya.

Sementara itu, Project Manager Tol BORR Seksi IIIA dari PT. PP, Yusuf Lukman mengatakan, pihaknya sudah 80 persen mengerjakan proyek BORR seksi III A.

Yusuf mengatakan bahwa diperkirakan bulan Juni Tol Borr sudah bisa difungsikan.

"Memang sudah 80 persen tersisa 20 persen dan harapan dibuka bulan Juni uji layak fungsi dan uji layak operasional April dan Mei, dari segi kontraktor Maret dan April sudah selesai," ujarnya.

Terkait molornya waktu pengerjaan Yusuf menjelaskan bahwa ada beberapa sebab.

"Iyaesuai kontrak Desember 2019 diperpanjang hingga Maret dan April disebabkan pada saat bulan Juni ada kejadian, supen dua bulan dan berikut ada beberapa kendala dari pihak ketiga masalah pembebasan lahan juga pembebasan utilitas yang masih berjalan," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved