Breaking News:

Main Ponsel saat Berkendara, Siap-siap Bakal Kena Denda Rp 750 Ribu

Selain daftar pelangaran yang disebutkan di atas, kamera ETLE juga dapat mendeteksi jenis pelanggaran penggunaan telepon genggam.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
freepik
ilustrasi main ponsel saat berkendara 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Penerapan tilang elektronik atau atau Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE) terus diperluas.

Saat ini terdapat 57 kamera canggih untuk mendeteksi berbagai jenis pelanggaran, mulai Sabuk Pengaman, pelat ganjil-genap, dan batas kecepatan pengemudi.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengatakan, kamera tambahan akan ditempatkan di lokasi-lokasi dengan arus lalu lintas tinggi.

Penambahan sebanyak 45 unit menambah daftar 12 unit sebelumnya.

"Mulai dari Kota Tua sampai dengan Harmoni, kemudian Medan Merdeka Barat, Thamrin, Sudirman, dan Blok M. Kemudian dari Grogol dan Gatot Subroto sampai ke Halim. Selanjutnya, Rasuna Said, Kuningan, dari mulai Cawang hingga Cempaka Putih,” kata Yusuf dari laman NTMCPolri.

Sopir Angkot Habisi Nyawa Pelajar SMA di Bengkulu, Pelaku Lepas Baju Korban, Bukan untuk Menyetubuhi

Viral Tuyul Sering Curi Uang Ditangkap, Berawal dari Jejak Darah, Ini Penampakannya: Ga Cukup Toples

Pebasket Kobe Bryant Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Bareng Anak, Ini Deret Prestasi Sang Atlet

Selain daftar pelangaran yang disebutkan di atas, kamera ETLE juga dapat mendeteksi jenis pelanggaran penggunaan telepon genggam.

Sebab sudah banyak kasus kecelakaan yang diakibatkan oleh kelalaian pengemudi, seperti sambil main ponsel.

ilustrasi main ponsel saat berkendara
ilustrasi main ponsel saat berkendara ()

Oleh sebab itu, para sopir atau pengendara sepeda motor dilarang sambil main ponsel ketika di jalan raya.

Kronologi Kecelakaan Helikopter yang Menewaskan Pebasket Legenda NBA Kobe Bryant

Punya Kemiripan dengan Influenza dan Pilek Biasa, Ini Gejala-gejala Virus Corona yang Tak Disadari

Pemerintah pun telah mengeluarkan aturan yang melarang penggunaan ponsel saat berkendara.

Aturan itu tertulis dalam Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Pasal 106 ayat 1 menjelaskan, pengemudi wajib mengendarai kendaraan dengan penuh konsentrasi.

Salah satu faktornya, selain minuman keras, yaitu penggunaan ponsel, karena berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas.

Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai pasal 283, yaitu kurungan tiga bulan atau denda maksimal Rp 750.000. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berkendara Sambil Main Ponsel Bisa Dipenjara atau Didenda Rp 750.000", https://otomotif.kompas.com/read/2020/01/27/081200815/berkendara-sambil-main-ponsel-bisa-dipenjara-atau-didenda-rp-750.000.
Penulis : Gilang Satria
Editor : Aditya Maulana

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved