Breaking News:

Bayi Tanpa Tempurung Kepala

Bertahan 4 Hari di Rumah, Bayi Tanpa Tempurung Kepala Meninggal Sebelum Dibawa ke Rumah Sakit

Selama 4 hari terakhir, bayi berinisial AM hanya dirawat di rumahnya di Dusun 02, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Istimewa/Karang Taruna Dramaga.
Bayi pasangan Sumarna dan Sri, warga Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor yang lahir tanpa tempurung hanya bertahan tiga hari. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Selama 4 hari terakhir, bayi tanpa tempurung berinisial AM hanya dirawat di rumahnya di Dusun 02, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Hal itu dikatakan oleh Ketua RT setempat, Dedi Sumantri.

"Iya masih di rumah aja (4 hari terakhir). Tadinya mau dibawa ke Cipto (Jakarta)," kata Dedi Sumantri kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (29/1/2020).

Namun nahas, di pagi hari sebelum berangkat ke berangkat ke Jakarta, bayi tanpa tempurung ini meninggal dunia pada Rabu (29/1/2020) sekitar pukul 05.00 WIB pagi.

Dia menjelaskan bahwa keluarga korban juga sempat mendadak membuat kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk membantu pembiayaan di rumah sakit.

Termasuk bantuan juga berdatangan dari berbagai pihak karena ayah bayi tersebut hanya berprofesi sebagi buruh bangunan.

"Sempet bikin BPJS juga, tapi gak keburu. Udah siap, istilahnya tinggal berangkat, siapnya tadi pagi mau berangkat," kata Dedi.

Diberitakan sebelumnya, seorang bayi laki-laki berinisial AM di Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor lahir tanpa tempurung kepala.

Bayi ini merupakan anak ke-3 dari pasangan Sumarna dan Sri.

Halaman
12
Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved