Breaking News:

Erick Thohir Bilang Kasus Jiwasraya Bukan Permasalahan yang Ringan

Erick Thohir mengakui permasalahan gagar bayar klaim asuransi Jiwasraya bukan merupakan kasus yang mudah diatasi.

Tribunnews.com/ Rina Ayu
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan capres Jokowi-Maruf Amin, Erick Thohir, saat ditemui, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui permasalahan gagar bayar klaim asuransi Jiwasraya bukan merupakan kasus yang mudah diatasi.

Hal itu diakui Erick saat rapat dengan panitia kerja Jiwasraya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

“Permasalahan Jiwasraya ini bukan permasalahan yang ringan, cukup panjang,” ujar Erick.

Erick menjelaskan, permasalahan yang ada di perusahaan plat merah itu terjadi karena manajemen Jiwasraya sebelumnya tak mengelola investasi dengan baik.

“Ini jadi perhatian khusus kami agar bagaimana proses investasi dan penempatan saham harus diperketat,” kata Erick.

Selanjutnya, kata dia, Jiwasraya juga menawarkan bunga yang tinggi kepada nasabahnya.

Adapun bunga yang ditawarkan Jiwasraya 9 sampai 13 persen.

"Jauh daripada apa yang ada di pasar. Ini jadi hal penting ke depannya, perlu ada safety investasi tak hanya kejar dari sisi bunga, tapi tentu pensiun jangka panjang harus dioptimalkan, harus ada kepastian,” ucap dia.

Seperti diketahui, skandal investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) terus bergulir.

Perusahaan BUMN asuransi ini mengalami gagal bayar polis kepada nasabah terkait produk investasinya, JS Saving Plan.

Halaman
12
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved